- Jepang Perkuat Dukungan Bangun Palestina
- Wakaf 99 Masjid Mulai Dibangun
- Zakat Ramlan Pedagang Emas Melonjak
- FOZ: Tiru Malaysia, Zakat Kurangi Pajak
- Kota Tangerang Himpun Zakat Rp267,8 M
- Dompet Dhuafa Tampil di Bank Dunia
- Memperkuat Iman di Rumah Singgah
- Bank Jatim Tebar Kacamata ke Pelajar
- IZI Sumbar Bantu Modal Iswarti
- Harapan Ariyandi Bersama Rumah Singgah
Wakaf 99 Masjid Mulai Dibangun

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Mozaik.inilah.com
Gerakan Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna mulai memasuki tahap pelaksanaan hanya dalam waktu tujuh hari setelah diluncurkan. Cinta Quran Foundation bersama Yayasan Masjid Nusantara resmi memulai pembangunan Masjid Ar-Rahman di Kampung Pematang Durian, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Ahad (19/7/2026). Masjid tersebut menjadi proyek pertama dari target pembangunan 99 masjid di berbagai wilayah Indonesia.
Percepatan realisasi ini menjadi perhatian karena dilakukan hanya sepekan setelah Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna diluncurkan dalam ajang Amazing Muharram 15: Reset Your Life pada 12 Juli 2026 di Grand Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta.
Berdasarkan keterangan Cinta Quran Foundation yang diterima inilah.com, Kamis (23/7/2026), peluncuran program tersebut berhasil menghimpun komitmen wakaf untuk pembangunan hingga 40 masjid dengan nilai setara Rp20 miliar dalam waktu kurang dari satu jam.
Realisasi yang cepat tersebut menunjukkan bahwa gerakan filantropi berbasis wakaf tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana, tetapi juga segera diwujudkan dalam pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Wakaf Produktif Bangun 23 Kampus Darunnajah0
- Pelataran Permudah Ambil Sertipikat Wakaf0
- Ini Solusi Dokumen Tanah Wakaf Hilang 0
- Wakaf Nasional Tembus Rp30 Triliun0
- Kemenag Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf0
Masjid Ar-Rahman dipilih sebagai lokasi pertama karena memiliki kebutuhan yang mendesak. Bangunan yang sebelumnya bernama Masjid Babuttakwa itu sempat terhenti pembangunannya akibat bencana alam sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.
Pembangunan kembali masjid tersebut mendapat dukungan dari BCA Syariah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Prosesi peletakan batu pertama dihadiri Dewan Pembina sekaligus Founder Cinta Quran Foundation Ustadz Fatih Karim, CEO Yayasan Masjid Nusantara Pras Purworo, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail S.E.I., Senior Vice President Dana, Jasa, dan Komunikasi Pemasaran BCA Syariah Mia Rahma Amalia, Sekretaris Perusahaan BCA Syariah Muhammad Fikri Hudaya, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Ustadz Fatih Karim mengatakan, percepatan pembangunan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga amanah para wakif yang telah mempercayakan wakafnya.
"Alhamdulillah, cuma butuh waktu satu minggu dari acara Amazing Muharram, langsung kita tunaikan amanah itu semua. Kami hadir di Aceh Tamiang untuk memulai pembangunan Masjid Ar-Rahman, masjid pertama dari target 99 masjid yang akan didirikan di seluruh Indonesia. Kecepatan ini mematahkan anggapan bahwa komitmen donasi butuh waktu lama untuk direalisasikan. Niat baik yang disambut aksi cepat akan melahirkan keberkahan bagi umat," ujar dia.
Menurut dia, pembangunan masjid tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun pusat peradaban Islam di tengah masyarakat.
"Masjid adalah pusat kawah candradimuka keimanan. Rumah kedua kita, tempat pulang dan pamit sebelum diantar menghadap Allah SWT. Dari masjid kita bangkit. Bismillah, mari terus dukung program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna ini," imbuh dia.
Meski proses pembangunan berlangsung cepat, Yayasan Masjid Nusantara memastikan penentuan lokasi dilakukan melalui asesmen yang menyeluruh. Kajian tersebut meliputi kebutuhan masyarakat, kelayakan teknis, tingkat urgensi fasilitas ibadah, sejarah keterbatasan sarana keagamaan, hingga kesiapan masyarakat dalam memakmurkan masjid.
Pendekatan tersebut dilakukan agar dana wakaf yang dihimpun tidak hanya menghasilkan bangunan, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan konsep tersebut, Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna tidak sekadar mengejar jumlah pembangunan, melainkan memastikan setiap masjid menjadi pusat aktivitas umat.
Program ini juga mengusung konsep pengembangan ekosistem dakwah. Setiap masjid akan menggunakan satu nama dari Asmaul Husna sebagai simbol nilai ketuhanan sekaligus pengingat akan sifat-sifat Allah SWT.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid-masjid tersebut dirancang sebagai pusat pembelajaran Alquran, pembinaan akidah, dakwah, kegiatan sosial kemanusiaan, pengelolaan kurban, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Dengan demikian, wakaf masjid diharapkan menjadi investasi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun mendatang.
Hingga pelaksanaan peletakan batu pertama Masjid Ar-Rahman, penghimpunan dana telah mendukung pembangunan 61 masjid dari target 99 masjid. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap gerakan wakaf produktif yang memadukan nilai ibadah dengan dampak sosial.
Masih terdapat 38 lokasi pembangunan yang membutuhkan dukungan dari masyarakat, komunitas, maupun sektor korporasi. Partisipasi dapat dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari wakaf satu masjid secara penuh, wakaf kolektif, wakaf parsial, hingga kolaborasi melalui program CSR.
Melalui Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna, Cinta Quran Foundation menegaskan komitmennya menghadirkan manfaat yang tidak hanya menjangkau program dakwah internasional di Jepang, Kanada, dan Australia, tetapi juga hingga pelosok Nusantara dari Sabang sampai Merauke.
Cinta Quran Foundation merupakan lembaga independen yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, sosial kemanusiaan, dan wakaf dengan misi mewujudkan Indonesia Cinta Quran. Beragam program yang dijalankan diarahkan untuk memperluas akses pembelajaran Alquran sekaligus membangun ekosistem kebaikan yang amanah dan berkelanjutan.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.mozaik.inilah.com

.jpg)








.png)
.png)