MPKS-Lazismu Sumut Genjot Filantropi Umat

By Raeihan Ramadhan 05 Nov 2026, 09:03:20 WIB Filantropi
MPKS-Lazismu Sumut Genjot Filantropi Umat

Keterangan Gambar : Foto: Dok.suaramuhammadiyah.com


Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara bersama Lazismu Sumatera Utara memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan gerakan filantropi Islam. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi dan konsolidasi bertajuk Ngobrol Filantropi dan Silaturahmi (Ngopi Silat).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PWM Sumatera Utara, Kota Medan, Rabu (4/11/2026), tersebut bertujuan memperkuat ekosistem kedermawanan umat Islam sebagai salah satu langkah mengatasi persoalan kemiskinan struktural.

Forum diskusi ini menghadirkan Wakil Ketua MPKS Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Associate Professor FEB UHAMKA, Faozan Amar. Dia juga dikenal sebagai Direktur Eksekutif pertama Lazismu Pusat.

Baca Lainnya :

Sejumlah pengurus turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua dan Sekretaris MPKS PWM Sumatera Utara, Mohd. Yusri Isfa dan Robie Fanreza. Hadir pula Ketua dan Sekretaris Lazismu PWM Sumatera Utara, Putrama Al-Khair dan Muhammad Irsyad, bersama jajaran pengurus lainnya.

Dalam pemaparannya, Faozan Amar menyoroti perlunya perubahan arah gerakan filantropi Islam agar tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan konsumtif atau kegiatan sosial jangka pendek.

Dia menjelaskan, potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) perlu dimanfaatkan secara lebih optimal melalui program pemberdayaan ekonomi yang produktif serta berkelanjutan.

"Filantropi Islam melalui instrumen ZISWAF tidak boleh berhenti hanya pada aksi tanggap darurat. Berdasarkan Teologi Al-Ma'un yang diwariskan KH Ahmad Dahlan, lembaga pelayanan sosial Muhammadiyah harus hadir menghimpun dan mendayagunakan dana umat sebagai solusi atas persoalan keumatan, seperti kemiskinan dan kebodohan," ujar Faozan.

Faozan yang juga merupakan Associate Professor FEB UHAMKA itu mengungkapkan terdapat tiga faktor penting yang mendorong pesatnya perkembangan gerakan filantropi di Indonesia.

Pertama, nilai-nilai ajaran agama serta tingginya kesadaran masyarakat dalam menjalankan kehidupan beragama dan membantu sesama.

Kedua, budaya gotong royong yang telah mengakar kuat dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia.

Ketiga, perkembangan teknologi digital yang semakin mempermudah masyarakat dalam menyalurkan bantuan dan berdonasi kapan saja serta dari mana saja.

Dia juga menilai peningkatan daya beli dan kesejahteraan kelompok masyarakat rentan membutuhkan kerja sama yang kuat antara lembaga penghimpun dana sosial dan pihak yang menjalankan program pemberdayaan di lapangan.

Dalam hal ini, Lazismu memiliki peran sebagai lembaga penghimpun dana kedermawanan, sedangkan MPKS bertugas mengelola jaringan pelayanan sosial. Kedua lembaga tersebut diharapkan mampu membangun kerja sama yang semakin solid.

Sinergi itu dinilai penting untuk mendorong perubahan kondisi masyarakat penerima manfaat atau mustahik agar nantinya mampu berkembang menjadi muzakki atau pihak yang menunaikan zakat.

Sementara itu, jajaran pimpinan MPKS PWM Sumatera Utara dan Lazismu Sumatera Utara menyambut positif konsolidasi serta pertukaran gagasan tersebut.

Robie Fanreza yang memandu jalannya diskusi menyampaikan bahwa kehadiran Faozan Amar di Medan menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan pengurus mengenai strategi pengelolaan filantropi yang tepat sasaran.

"Kita manfaatkan kehadiran Bang Faozan di Medan untuk memberikan pencerahan tentang strategi filantropi yang efektif," kata Robie.

Melalui kegiatan Ngopi Silat, MPKS dan Lazismu Sumatera Utara berharap gerakan filantropi serta pelayanan sosial Muhammadiyah dapat semakin terarah, tertata, dan transparan.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan program-program sosial yang memberikan manfaat lebih luas serta dampak nyata bagi kesejahteraan umat.

Kontributor: Rayhan

Editor: MAS

Sumber: www.suaramuhammdiyah.com  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment