- Dana Umat dan Mimpi Wirausaha Muda
- Hujan yang Menulis Surat
- IPB Himpun Rp35 Juta untuk Palestina
- Lazisnu Tebar 20 Ribu Liter Air di Ngawi
- Jims Honey Bantu Penyintas Karhutla
- RZ Dukung 1.000 Relawan Palestina
- Kuliah di Jepang, Ini Beasiswa Kemendes
- Kadin-Dekranasda Perkuat UMKM Bekasi
- Baznas Kirim 4.520 Pangan ke Gaza
- Dibuka Beasiswa Riset Baznas 2026
Kadin-Dekranasda Perkuat UMKM Bekasi

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Megapolitan.antaranews.com (Pradita Kurniawan Syah)
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi, Jawa Barat, menjajaki kerja sama strategis dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mempersiapkan produk lokal menembus pasar nasional.
Ketua Kadin Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar mengatakan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan UMKM, membuka peluang usaha bagi perajin lokal, serta memperluas pemasaran produk unggulan daerah.
"Kami berkomitmen untuk memperkuat pembinaan UMKM, membuka peluang usaha bagi perajin lokal serta memperluas pemasaran produk unggulan daerah hingga pasar nasional," kata Qadar di Bekasi, Selasa.
Baca Lainnya :
- BI Luncurkan 3 Program Unggulan ISEF 0
- Baznas dan Kadin Latih Pekerja Mustahik0
- Menag: Sadar Eksyar Baru 75 Persen0
- Baznas Tangerang Berbagi Program Z-Mart0
- Zakat dan Eksyar Riau Bangkit0
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati pentingnya menghadirkan peluang usaha konkret bagi UMKM dan perajin lokal. Salah satu agenda yang dibahas adalah pemberdayaan perajin batik melalui produksi seragam batik Kadin Kota Bekasi.
Kadin menawarkan kesempatan kepada perajin binaan Dekranasda untuk memproduksi seragam tersebut. Selain membuka peluang produksi, Kadin juga berkomitmen membantu memperluas pemasaran melalui jaringan dunia usaha hingga tingkat nasional.
"Kami ingin potensi yang dimiliki para perajin dan pelaku UMKM Kota Bekasi terhubung langsung dengan jaringan dunia usaha. Contoh, kebutuhan seragam batik Kadin bisa diproduksi perajin lokal. Setelah itu, kami akan membantu membuka akses pemasaran lebih luas sehingga produk mereka memiliki kesempatan berkembang hingga pasar nasional," ujar dia.
Qadar menjelaskan, jaringan pengusaha dan pelaku usaha lintas sektor yang dimiliki Kadin dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pasar produk lokal. Kedua pihak juga menjajaki pembinaan bersama agar UMKM lebih siap bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar.
Ketua Dekranasda Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto menyambut positif inisiatif tersebut, terutama dukungan dunia usaha terhadap pengembangan perajin dan produk unggulan daerah.
"Tentu menjadi peluang yang sangat positif bagi para perajin dan pelaku UMKM binaan Dekranasda. Harapannya, produk-produk lokal semakin berkembang, memiliki pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Bekasi," kata dia.
Sebagai tindak lanjut, Kadin dan Dekranasda Kota Bekasi berencana merumuskan sinergi tersebut dalam nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama. Kesepakatan itu akan menjadi landasan pelaksanaan program kolaborasi, termasuk pembinaan UMKM dan pengembangan peluang usaha bagi perajin lokal.
Dalam pertemuan yang sama, Qadar turut membahas rencana penyelenggaraan Kadin Fest 2027 pada 30–31 Januari 2027. Kegiatan tersebut dirancang menjadi wadah kolaborasi berbagai sektor usaha, termasuk industri kreatif dan UMKM lokal.
Dekranasda Kota Bekasi menyambut baik rencana tersebut dan akan memanfaatkan Kadin Fest 2027 untuk menampilkan produk-produk unggulan binaannya. Kehadiran produk lokal diharapkan dapat memperluas promosi, mempertemukan UMKM dengan calon pembeli, serta membangun jejaring usaha.
"Kami ingin Kadin Fest juga menjadi kesempatan bagi produk-produk unggulan Kota Bekasi untuk mendapatkan panggung yang lebih luas. Ketika dunia usaha, pemerintah, dan komunitas UMKM saling terhubung, akan semakin banyak peluang ekonomi yang bisa diciptakan," kata dia.
Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan UMKM Kota Bekasi diharapkan semakin terarah, mulai dari pembinaan dan peningkatan kualitas produk hingga perluasan akses pemasaran serta penciptaan peluang usaha berkelanjutan.
UMKM lokal akan semakin kuat ketika memiliki kesempatan untuk berkembang, bukan sekadar menerima bantuan sesaat. Dukungan melalui zakat, infak, dan program pemberdayaan produktif dapat menjadi jembatan bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan membangun kemandirian ekonomi. Dengan menguatkan usaha masyarakat, kita turut menumbuhkan kesejahteraan dan membuka lebih banyak jalan bagi masa depan umat.











.png)
.png)