Dibuka Beasiswa Riset Baznas 2026

By Revolusioner 05 Nov 2026, 01:27:22 WIB Z-Academy
Dibuka Beasiswa Riset Baznas 2026

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka pendaftaran Program Beasiswa Riset BAZNAS 2026 dengan sasaran 308 penerima manfaat. Program ini menyasar mahasiswa, lembaga atau kelompok riset, hingga penulis artikel ilmiah yang membutuhkan dukungan pendanaan penelitian dan publikasi.

Beasiswa Riset BAZNAS 2026 menyediakan bantuan dana mulai dari Rp1 juta hingga Rp30 juta. Selain pendanaan, penerima manfaat juga berkesempatan memperoleh mentoring, workshop penulisan, forum pemaparan hasil riset, hingga peluang penerbitan karya dalam bentuk book chapter.

Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menjelaskan bahwa program tahun ini menghadirkan pembaruan berupa bantuan biaya publikasi ilmiah atau Article Processing Charge (APC) untuk jurnal terakreditasi.

Baca Lainnya :

"Program Beasiswa Riset 2026 ini hadir dengan inovasi baru berupa pembiayaan Article Processing Charge (APC) jurnal terakreditasi guna memastikan hasil penelitian akademisi tidak berhenti di atas kertas, melainkan terdiseminasi luas hingga tingkat internasional. BAZNAS berkomitmen mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah serta Sustainable Development Goals (SDGs) demi mengoptimalkan pendayagunaan zakat bagi kemaslahatan umat," jelas Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).

Dia menyampaikan, program ini memprioritaskan usulan riset dan artikel yang membahas pengumpulan zakat, penguatan ekosistem dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kemitraan multisektor, serta integrasi zakat dalam pembangunan nasional dan isu global. Meski demikian, BAZNAS tetap membuka kesempatan bagi penelitian dengan tema lain selama memberikan manfaat bagi umat.

Pendaftaran Beasiswa Riset BAZNAS 2026 berlangsung pada 3–11 November 2026. Calon pendaftar dapat mengunduh petunjuk teknis dan format dokumen persyaratan melalui Panduan Beasiswa Riset BAZNAS 2026 (https://bazn.as/PanduanBeasiswaRisetBAZNAS2026).

Setelah menyiapkan dokumen, pendaftar dapat mengunggah berkas melalui tautan resmi sesuai kategori yang dipilih. Pendaftaran mahasiswa jenjang S1–S3 tersedia melalui tautan ini (https://bazn.as/RisetTugasAkhir26), sedangkan mahasiswa S1 Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) dapat mendaftar melalui tautan khusus (https://bazn.as/RisetMAZAWA26).

Untuk lembaga atau kelompok riset, pengajuan dilakukan melalui tautan pendaftaran kelompok riset (https://bazn.as/RisetKelompok26). Adapun pendaftar bantuan biaya publikasi ilmiah dapat mengakses formulir APC (https://bazn.as/RisetAPC26).

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran

Calon penerima manfaat wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.

  2. Riset atau artikel yang diajukan sesuai dengan salah satu tema prioritas BAZNAS RI.

  3. Tidak sedang menerima pendanaan ganda untuk objek pembiayaan yang sama dari pihak lain.

  4. Memiliki hasil pemeriksaan kemiripan naskah maksimal 25 persen, di luar daftar pustaka.

  5. Bersedia menandatangani akad penerima manfaat serta mengikuti rangkaian mentoring, coaching, dan pembinaan BAZNAS RI.

  6. Bersedia mencantumkan ucapan terima kasih (acknowledgement) kepada BAZNAS RI pada hasil riset atau artikel yang diterbitkan.

Khusus kategori mahasiswa D4/S1, S2, dan S3, pendaftar harus berstatus mahasiswa aktif yang sedang atau akan mengerjakan tugas akhir. Pendaftar juga wajib memiliki IPK minimal 3,35 dari skala 4,00, berasal dari program studi terakreditasi minimal A/Unggul dan kampus minimal B/Baik Sekali, serta memiliki proposal yang telah disetujui pembimbing dan surat rekomendasi dari pejabat kampus atau dosen pembimbing.

Sementara itu, kategori lembaga atau kelompok riset harus terdiri atas 2–5 orang akademisi atau praktisi aktif, memiliki legalitas resmi atau izin dari HRD maupun pimpinan unit kerja, serta mengajukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) riset maksimal Rp30 juta.

Untuk kategori bantuan APC jurnal, pendaftar harus menjadi penulis pertama atau penulis korespondensi. Artikel yang diajukan wajib telah dinyatakan diterima, dibuktikan dengan surat Letter of Acceptance (LoA) resmi, serta belum diterbitkan atau dibayarkan biaya APC-nya.

Jurnal yang dituju harus terakreditasi Sinta 1, 2, atau 3, maupun jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus atau Web of Science (WoS), masih aktif, dan bukan jurnal predator.

Dukungan terhadap penelitian dan publikasi ilmiah dapat membuka jalan bagi lahirnya gagasan yang menjawab persoalan masyarakat. Melalui pengelolaan zakat yang produktif, dana umat dapat menjadi modal bagi mahasiswa dan peneliti untuk mengembangkan ilmu, memperluas manfaat, serta menghadirkan solusi bagi kemaslahatan bersama. Mari dukung gerakan zakat agar semakin banyak riset berkualitas tumbuh dan memberi dampak nyata bagi masa depan umat.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.baznas.go.id     



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment