- Ada Beasiswa BI di ISEF 2026
- Babel Tebar Beasiswa di Kampus Baru
- Muzaki Aceh Berzakat vis Lazismu
- RZ Digitalisasi Bank Sampah Binaan
- Baznas dan Kadin Latih Pekerja Mustahik
- Ada Beasiswa S2 Ilmu Komputer di UGM
- Menag: Sadar Eksyar Baru 75 Persen
- Banjir, RZ Tebar Rendang di Padang
- Babel Salur Bantuan Pendidikan Rp98 Juta
- Baznas Bidik Zakat 2027 Rp70 Triliun
Baznas dan Kadin Latih Pekerja Mustahik

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pelaku usaha hingga program pelatihan kerja bagi para calon pekerja migran Indonesia (CPMI).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
"BAZNAS punya potensi yang luar biasa, zakat infak sedekah sampai ratusan triliun, tapi sampai saat ini baru tercapai 8 sampai 10 persen. Karena itu kami terus meningkatkan kemampuan kami, kemampuan SDM, digitalisasi, kelembagaan dan lain-lain, dan juga meningkatkan kolaborasi," jelas dia usai agenda penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Baca Lainnya :
- Menag: Sadar Eksyar Baru 75 Persen0
- Baznas Tangerang Berbagi Program Z-Mart0
- Zakat dan Eksyar Riau Bangkit0
- BAZNAS dan BSN Perkuat ZIS Digital0
- UMKM Kalsel Raih Sertifikat Halal0
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Kadin berkomitmen untuk mengembangkan kemandirian ekonomi mustahik melalui pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi calon pekerja dalam negeri maupun calon pekerja migran Indonesia (CPMI), hingga pembinaan usaha produktif.
Menurut dia, sinergi antara BAZNAS RI dan Kadin diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi para mustahik serta mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. "Alhamdulillah Bapak Ketua Umum langsung hadir memberikan arahan-arahan dan juga memberikan langkah-langkah apa ke depan yang harus kita bangun," ujar dia.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyambut baik sinergi ini sebagai wujud komitmen dunia usaha dalam memberikan manfaat sosial secara langsung kepada masyarakat.
Kadin juga menyampaikan kesiapannya untuk mendukung pelatihan vokasi bagi calon pekerja migran Indonesia guna meningkatkan profesionalisme mereka agar kelak para mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki. "Mudah-mudahan dengan perusahaan-perusahaan dan juga karyawan-karyawan dari perusahaan-perusahaan di Kadin bisa terus membayar zakat dan bisa meningkatkan jumlahnya," tutur Anindya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.baznas.go.id











.png)
.png)