- Dana Umat dan Lahirnya Inovator Sosial
- Mimpi yang Tumbuh di Tanah Garam
- MUI Bandung Dorong Aspirasi Damai
- Wakaf Saham Buka Peluang Ekonomi Umat
- OJK-BBF Perluas Pasar Batik Lokal
- Jonatan Donasikan Seluruh Bonus Asian Games
- Perhutani-BRI Jajaki Pengembangan UMKM Hutan
- LPDP Perketat Syarat Sertifikat TOEFL
- BAZNAS-Sabana Perkuat Program ZChicken
- Baznas-KSrelief Salurkan 30.000 Paket Bantuan
Jonatan Donasikan Seluruh Bonus Asian Games
.png)
Keterangan Gambar : Foto: Dok. Cnnindonesia.com (Arsip PBSI)
Pebulu tangkis Indonesia, Jonatan Christie, mendonasikan seluruh bonus yang diterimanya atas raihan medali emas Asian Games 2026 untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Atlet yang akrab disapa Jojo tersebut mengaku bersyukur atas apresiasi pemerintah. Namun, kebahagiaannya menerima bonus turut diiringi keprihatinan setelah melihat kondisi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Melalui unggahan di Instagram pada Sabtu (7/11), Jonatan menyampaikan alasan di balik keputusannya untuk menyumbangkan seluruh bonus tersebut.
Baca Lainnya :
- Donasi Raisa-Natasha Bantu Korban Karhutla0
- Turnstile Galang $250 Ribu untuk Palestina0
- Ini 11 Program Kemanusiaan Syahrini0
- The Weeknd dan WFP Bantu Gaza0
- Turnstile Konser Amal Palestina di AS0
"Ketika saya melihat kondisi saudara-saudara kita yang sedang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, saya merasa ada sesuatu yang perlu saya lakukan," tulis Jonatan di Instagram, Sabtu (7/11).
"Di saat begitu banyak orang sedang mengalami kesulitan, kehilangan, dan membutuhkan pertolongan, saya justru masih diberikan kesempatan untuk menerima berkat melalui bonus tersebut." ujar dia.
Sebagai atlet independen, Jonatan mengungkapkan bahwa bonus Asian Games memiliki arti penting untuk menunjang kebutuhan operasional dan perjalanan turnamen bersama tim. Meski demikian, ia menilai masyarakat yang terdampak bencana saat ini lebih membutuhkan dukungan tersebut.
"Bonus yang saya terima ini sebenarnya bisa sangat membantu membiayai perjalanan turnamen saya bersama tim selama hampir satu tahun. Tentu itu bukan jumlah yang kecil bagi saya." tutur dia.
"Tetapi, setelah melihat situasi yang sedang dialami saudara-saudara kita, saya merasa bahwa saat ini mereka jauh lebih membutuhkan bantuan tersebut dibandingkan saya," kata Jonatan.
Jonatan menilai kebutuhan masyarakat terdampak karhutla perlu mendapat perhatian lebih mendesak dibandingkan kepentingan pribadinya. Donasi yang diberikan pun diarahkan untuk mendukung tiga sektor, yakni perlindungan satwa liar, pemulihan hutan, serta bantuan kesehatan bagi anak-anak.
Untuk perlindungan satwa liar, bantuan disalurkan melalui Kalaweit. Sementara itu, upaya reboisasi hutan yang terbakar dilakukan bersama Jerhemy Owen dan Fery Irwandi. Adapun sektor kesehatan difokuskan pada bantuan medis bagi anak-anak yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Jonatan berharap kontribusinya dapat membantu meringankan dampak bencana dan menghadirkan harapan bagi masyarakat maupun lingkungan yang terdampak.
"Saya tahu bahwa bantuan ini mungkin tidak bisa menyelesaikan semua masalah yang ada, tetapi setidaknya, saya berharap ada kehidupan yang bisa kita bantu, ada harapan yang bisa kita tumbuh kembali, dan ada beban yang bisa kita ringankan bersama," tulis dia.
Kepedulian tidak selalu diukur dari seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kesediaan untuk berbagi ketika orang lain sedang menghadapi kesulitan. Langkah Jonatan menjadi pengingat bahwa keberhasilan dan rezeki dapat membawa manfaat lebih luas apabila disertai kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Semangat berbagi ini sejalan dengan nilai zakat dan infak yang mengajak umat untuk saling menguatkan. Melalui gerakan filantropi yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran, kita dapat ikut meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menjaga keberlangsungan kehidupan bagi generasi mendatang.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.cnnindonesia.com




.png)

.png)
.png)



.png)
.png)