LPDP Perketat Syarat Sertifikat TOEFL

By Raeihan Ramadhan 09 Nov 2026, 02:23:22 WIB Z-Academy
LPDP Perketat Syarat Sertifikat TOEFL

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Mediaindonesia.com (Ilustrasi. MI/HO)


Persyaratan kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipersiapkan calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2026. Pelamar harus memperhatikan ketentuan skor minimum karena standar yang diberlakukan tidak sama untuk seluruh kategori beasiswa.

Besaran skor TOEFL ditentukan berdasarkan jenjang pendidikan, lokasi perguruan tinggi tujuan, serta skema beasiswa yang dipilih. Kesalahan dalam menentukan jenis tes maupun memenuhi ambang batas nilai dapat menyebabkan sertifikat dinyatakan tidak sesuai persyaratan, sekalipun skor yang diperoleh tergolong tinggi.

Rincian Skor Minimal TOEFL LPDP 2026

Baca Lainnya :

Dalam program utama LPDP 2026, terdapat perbedaan standar kemampuan bahasa Inggris bagi pendaftar yang memilih perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri. Berikut ketentuan skor minimum untuk Beasiswa SHARE Tahap 2 dan Beasiswa STEM Industri Strategis tahun 2026:

Program dan Tujuan StudiJenis TOEFLSkor Minimal
Magister Dalam NegeriITP / iBT500 (ITP) / 61 (iBT)
Doktor Dalam NegeriITP / iBT530 (ITP) / 70 (iBT)
Magister Luar NegeriiBT80
Doktor Luar NegeriiBT94

Meski demikian, persyaratan tersebut tidak serta-merta berlaku untuk seluruh jalur pendaftaran. Program afirmasi, skema kerja sama khusus, dan kategori beasiswa tertentu dapat menetapkan standar yang berbeda. Karena itu, pelamar perlu memeriksa panduan resmi sesuai program yang dituju.

Pengecualian Persyaratan Bahasa InggrisJenis Tes yang Diakui dan Masa Berlaku Sertifikat

LPDP 2026 menerima TOEFL ITP dan TOEFL iBT dengan ketentuan penggunaan yang disesuaikan berdasarkan tujuan studi. Untuk kategori umum dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri, TOEFL ITP tidak tercantum sebagai pilihan. Pelamar dapat menggunakan TOEFL iBT atau tes kemampuan bahasa Inggris lain yang setara, seperti IELTS, PTE Academic, maupun Duolingo English Test, sesuai ketentuan program.

Selain jenis tes, keaslian sertifikat juga menjadi persyaratan penting. Hasil prediction test atau simulasi TOEFL tidak dapat digunakan sebagai dokumen pendaftaran. Sertifikat harus diterbitkan oleh lembaga resmi. Untuk TOEFL, LPDP mencantumkan ETS sebagai penerbit resmi, sedangkan sertifikat TOEFL ITP harus berasal dari lembaga penyelenggara resmi di Indonesia.

Calon pendaftar juga perlu memperhatikan batas waktu penerbitan sertifikat. Dokumen kemampuan bahasa Inggris harus diterbitkan paling lama dua tahun sebelum tanggal acuan pendaftaran. Khusus Beasiswa SHARE Tahap 2 Tahun 2026, masa berlaku tersebut dihitung hingga tanggal pengumuman hasil sanggah pada 22 September 2026.

Pengecualian Persyaratan Bahasa Inggris

LPDP memberikan pengecualian administrasi bagi pelamar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional sesuai ketentuan yang berlaku. Pada sejumlah program, termasuk SHARE dan STEM Industri Strategis Tahap 2, pemilik LoA Unconditional tidak diwajibkan mengunggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris ke sistem pendaftaran LPDP.

Namun, pengecualian tersebut hanya berlaku untuk persyaratan administrasi beasiswa. Pelamar tetap harus memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan perguruan tinggi tujuan sebagai salah satu ketentuan untuk memperoleh LoA Unconditional.

Strategi Persiapan Menghadapi Seleksi LPDP

Persiapan sejak dini menjadi langkah penting bagi calon pendaftar untuk memenuhi persyaratan bahasa Inggris. Pelamar perlu mengukur kemampuan awal, menentukan target skor sesuai program yang dipilih, serta menyediakan waktu yang cukup untuk berlatih sebelum mengikuti tes resmi.

Lembaga Bahasa LIA, yang telah berkiprah sejak 1959, menjadi salah satu pilihan bagi calon pendaftar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan mempersiapkan diri menghadapi tes akademik. Melalui pembelajaran terstruktur, lembaga tersebut berupaya membantu peserta mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris agar lebih siap menghadapi kebutuhan pendidikan dan komunikasi di tingkat global.

Kepala Lembaga Bahasa LIA, Selestin Zainuddin, menegaskan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris yang terus menyesuaikan kebutuhan generasi baru.

"Tugas LIA bukan hanya mempertahankan pengalaman yang telah kami bangun, tetapi memastikan pembelajaran tetap relevan bagi generasi baru agar mereka mampu menggunakan bahasa Inggris dengan percaya diri untuk belajar, bekerja, berkolaborasi, dan mengambil peluang di tingkat global," ujar Selestin.

Bagi calon pendaftar LPDP 2026, pemeriksaan ulang terhadap jenis tes, lembaga penerbit, skor minimum, dan masa berlaku sertifikat perlu dilakukan sebelum mengajukan pendaftaran. Persiapan pendidikan yang matang juga dapat diperkuat melalui kepedulian sosial. Dukungan zakat, infak, dan sedekah untuk sektor pendidikan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda dalam mengakses pendidikan berkualitas, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.mediaindonesia.com  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment