- Presiden Erdogan Apresiasi Kiprah Kemanusiaan Kizilay
- IHH Kirim Daging Kurban ke Palestina
- IHH Respon Cepat Banjir Suriah
- IHH Tebar Donasi Kemanusiaan ke Ukraina
- Turkiye Kirim 11 Truk Bantuan ke Suriah
- RZ Berdayakan UMKM Cirebon
- DD Cetak Wirausahawan Baru
- BWI Serang Dorong Sertifikasi Wakaf
- Kemenag Siapkan 300 Beasiswa Zakat
- BAZNAS Paser Bantu Siswa Dhuafa
Presiden Erdogan Apresiasi Kiprah Kemanusiaan Kizilay

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Aa.com.tr
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Kamis menyampaikan bahwa Bulan Sabit Merah Turki atau Kizilay telah meninggalkan kesan mendalam dalam ingatan masyarakat di berbagai wilayah konflik dunia melalui kerja-kerja kemanusiaannya.
“Kizilay telah tertanam dalam ingatan saudara-saudara kita di berbagai wilayah hati kita melalui kiprahnya di Palestina, Bosnia, Afghanistan, Somalia, Irak, dan Suriah,” ujar Erdogan dalam Turkish Red Crescent Awards Ceremony di Ankara.
Erdogan juga menyoroti upaya Kizilay di Gaza. Dia mengatakan, organisasi tersebut telah menyalurkan lebih dari 26.000 ton bantuan kemanusiaan ke wilayah kantong itu, di tengah serangan yang dia sebut masih terus dilakukan oleh jaringan genosida Zionis yang dipimpin Netanyahu.
Baca Lainnya :
- IHH Kirim Daging Kurban ke Palestina 0
- IHH Respon Cepat Banjir Suriah0
- Turkiye Kirim 11 Truk Bantuan ke Suriah0
- GSF Tetap Berlayar ke Gaza0
- Bebaskan Relawan GS Flotilla0
Dia juga menyampaikan bahwa sejak 7 Oktober, Kizilay telah membantu warga Palestina di Gaza dengan 15 juta porsi makanan hangat serta menyalurkan makanan panas kepada 30.000 orang setiap hari.
Erdogan mengatakan Turkiye akan terus melanjutkan dukungan kemanusiaan sekaligus upaya untuk mendorong pertanggungjawaban hukum.
“Turkiye, sembari mengulurkan tangan bantuan kepada kaum tertindas, juga akan terus melakukan segala upaya yang mampu dilakukan untuk memastikan jaringan pembantaian itu dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum dan sejarah,” ujar dia.
Dia juga memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang disebutnya mengikuti jejak pemimpin Nazi Jerman.
“Mereka yang mengikuti jejak Hitler tidak boleh lupa bahwa jika terus menempuh jalan ini, nasib mereka akan sama seperti para tiran lain dalam sejarah,” ujar Erdogan.
“Di bawah pemerintahan saat ini, Israel telah berubah menjadi pabrik provokasi yang satu-satunya bahan bakunya adalah darah dan air mata, ketidakstabilan, serta kekacauan,” tambah dia.
Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.aa.com.tr










.png)
.png)