- Mustahik Jambi Mandiri Berkat ZChicken
- Pemerintah Dorong Optimalisasi Filantropi
- Malaysia Luncurkan MyANGKASA Plus
- Kemenag Kampanyekan Green Waqf
- Beasiswa Dokter LPDP Buka November
- Keluarga Jurnalis Hilang Dibantu Baznas
- Baznas Raih Most Reputable Award
- Faedah Sedekah, Rezeki Tiba Tak Terduga
- Pemerintah Rilis Sukuk Wakaf Retail
- Sulbar Bagikan Beasiswa ke 2.006 Siswa
Elon Musk Siap Donasikan Seluruh Kekayaan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Detik.com
Miliarder Elon Musk merespons tantangan ekonom peraih Hadiah Nobel Daron Acemoglu terkait ajakan untuk menyumbangkan seluruh kekayaannya yang diperkirakan mencapai 1 triliun dolar AS atau sekitar Rp18.000 triliun. Musk menyatakan dirinya terbuka untuk melakukan langkah filantropi yang sejalan dengan usulan tersebut.
Desakan agar Musk mengalokasikan sebagian kekayaannya untuk kegiatan amal juga ramai disampaikan masyarakat melalui media sosial. Acemoglu kemudian secara khusus menantang Musk untuk membuktikan pandangannya mengenai masa depan uang dan perkembangan kecerdasan buatan atau AI melalui tindakan nyata.
Acemoglu menyampaikan tantangan tersebut melalui unggahan di media sosial X pada hari Senin. Dia meminta Musk berkomitmen menyumbangkan kekayaannya saat ini untuk kegiatan amal paling lambat pada 2036.
Baca Lainnya :
- Alumni UGM Donasi Banjir Sumatra Rp75 Juta0
- Filantropi Islam Indonesia Harus Mendunia0
- ISMI Kembangkan Ekosistem Ekonomi Masjid0
- Bapanas Siapkan Rp17 T Bantuan Beras 0
- Bank Jatim Tebar Kacamata ke Pelajar0
"Sebuah kesempatan untuk membuktikan ucapanmu dengan tindakan. Jika uang tidak akan menjadi masalah di tahun 2036, mengapa Anda tidak berjanji untuk menyumbangkan kekayaan Anda saat ini yang berjumlah sekitar USD 1 triliun untuk amal paling lambat tahun 2036? Ini akan membangun kredibilitas yang tinggi atas kepercayaan Anda pada kekuatan AI dan teknologi," tulis Acemoglu.
Acemoglu juga menilai komitmen tersebut dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat yang saat ini mengkhawatirkan besarnya pengaruh politik dan sosial para miliarder serta triliuner.
"Lembaga amal yang dipilih untuk ini harus disetujui sebagai lembaga yang efektif dan non-ideologis oleh badan yang tidak memihak," ujar Acemoglu.
Tantangan tersebut kemudian mendapat respons dari Musk. CEO SpaceX dan Tesla itu menyatakan akan melakukan sesuatu yang sejalan dengan usulan Acemoglu, meskipun dia belum memberikan penjelasan mengenai bentuk maupun waktu pelaksanaannya. "Saya sebenarnya akan melakukan sesuatu yang sejalan dengan ini!" seru Musk.
Sebelumnya, Musk juga pernah menyampaikan pandangannya mengenai filantropi. Dalam podcast WTF yang diterbitkan pada Desember 2025, dia mengatakan bahwa membantu sesama merupakan hal yang penting meskipun pelaksanaannya tidak mudah.
"Saya setuju dengan cinta kasih terhadap kemanusiaan, dan saya pikir kita harus mencoba melakukan hal-hal yang membantu sesama manusia, tetapi itu sangat sulit," kata Musk kepada Nikhil Kamath.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena Musk juga memiliki pandangan bahwa perkembangan AI yang sangat pesat dapat membuat uang tidak lagi memiliki peran penting di masa mendatang. Acemoglu kemudian menggunakan pandangan tersebut sebagai dasar untuk mendorong Musk membuktikannya melalui komitmen filantropi.
Hingga kini, Musk belum mengungkapkan secara rinci apakah seluruh kekayaannya akan benar-benar disumbangkan, lembaga apa yang akan menerima dana tersebut, maupun bagaimana mekanisme pemberiannya. Demikian dikutip detikINET dari Fortune
Kontributor: Laila
Editor: MAS
Sumber: www.detik.com











.png)
.png)