Baznas Bantu Pemberdayaan Pesantren Rp871 Juta

By Revolusioner 10 Agu 2026, 12:23:07 WIB Nasional
Baznas Bantu Pemberdayaan Pesantren Rp871 Juta

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id


Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar, menyerahkan bantuan guna memberdayakan perekonomian umat di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (8/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan lewat tiga jalur program, yaitu Zmart Pesantren, Baznas Ultra Mikro (BUMi) Masjid, serta Santripreneur.

Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi dana senilai Rp 350 juta untuk pembangunan tujuh unit Zmart Pesantren, Rp 500 juta bagi lima masjid dalam program BUMi, dan bantuan Santripreneur melalui program Kebun Pemberdayaan Berbasis Ekonomi Sirkular sebesar Rp 21 juta. Sehingga total bantuan program Rp871 juta. Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa program bantuan ekonomi berbasis masjid dan pesantren tersebut ditujukan untuk memantapkan kemandirian finansial masyarakat dari tingkat paling bawah.

Baca Lainnya :

"Sejak 2022, Baznas telah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk program Zmart dan BUMi Masjid. Khusus wilayah Jatim, saat ini telah menjangkau kurang lebih 23 unit Zmart dan ratusan masjid di berbagai daerah," ujar dia dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Dalam upaya memperluas jangkauan pembiayaan usaha mikro, Baznas memperkuat modal usaha pesantren dan masjid di Gresik lewat sinergi bersama Kemenko PM yang disokong koordinasi strategis dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Danantara.

Sodik menyampaikan bahwa program BUMi Masjid secara nasional telah menjangkau 213 masjid di 35 provinsi dengan total 10.641 penerima manfaat guna menggerakkan roda perekonomian syariah dari tingkat bawah.

"Harapan kami, melalui pendampingan dan penguatan modal ini, para penerima manfaat di Jatim kelak dapat bertransformasi dan mengalami peningkatan status dari mustahik menjadi muzakki," tegas dia.

Di samping itu, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pesantren mesti dijadikan sebagai ekosistem utama dalam penanggulangan kemiskinan sekaligus penggerak ekonomi daerah yang berakar kuat di tengah warga. Penguatan ekonomi berbasis pesantren dan masjid diharapkan mampu menjadi solusi nyata agar masyarakat setempat dapat menikmati secara langsung buah perkembangan ekonomi dan tidak cuma menjadi penonton di tengah melesatnya industrialisasi wilayah.

"Tidak ada ekosistem yang paling kuat dan mengakar kecuali pesantren di Tanah Air kita sehingga ekosistem penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan yang sangat siap itu adalah pesantren," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Gresik Asrorun Niam Sholeh menyambut positif penempatan program pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren dan masjid di Kabupaten Gresik sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian bangsa.

Kolaborasi antara kekuatan umat dan pemerintah melalui penyaluran modal Zmart serta BUMi Masjid ini diharapkan mampu memberikan dampak berganda bagi kesejahteraan lahir dan batin masyarakat.

"Ketika Kemenko PM menempatkan dan memfokuskan kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, ini adalah langkah yang tepat dan patut diapresiasi," kata Asrorun.

Untuk diketahui, agenda penyaluran bantuan di Gresik tersebut juga dihadiri Pimpinan Baznas RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Syarifuddin serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat.

Turut hadir pula Ketua Baznas Jatim Mohammad Ghofirin, Ketua Baznas Kabupaten Gresik Muhammad Mujib; Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Provinsi Jatim Soerjantini Rahaju, Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI Ahmad Haikal Hassan, Asisten 1 Provinsi Jatim Imam Hidayat yang mewakili Gubernur Jatim; serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta jajarannya.

Kontributor: Siddiq

Editor: MAS

Sumber: www.baznas.go.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment