Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktoral 2026

By Raeihan Ramadhan 07 Nov 2026, 01:12:11 WIB Z-Academy
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktoral 2026

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Ilustrasi AI


Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka program beasiswa penyelesaian studi doktoral bagi dosen yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Program yang dikelola melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAT) ini ditujukan untuk mendukung keberlanjutan sekaligus mempercepat penyelesaian studi doktoral para dosen.

Pendaftaran beasiswa dibuka secara daring pada 4–11 November 2026 melalui laman resmi beasiswa.kemdiktisaintek.go.id (https://beasiswa.kemdiktisaintek.go.id). Sasaran program ini adalah dosen yang berada di bawah koordinasi Kemdiktisaintek.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui laman resmi Kemdiktisaintek, program beasiswa penyelesaian studi doktoral terbagi menjadi dua skema penerima.

Baca Lainnya :

Skema pertama diperuntukkan bagi mahasiswa doktoral di dalam maupun luar negeri yang telah memiliki jadwal sidang promosi doktor, baik sidang tertutup maupun terbuka. Pendaftar juga dapat mengikuti skema ini apabila memperoleh rekomendasi dari promotor yang mencantumkan perkiraan waktu pelaksanaan sidang serta capaian akademik selama masa studi.

Sementara itu, skema kedua ditujukan bagi mahasiswa doktoral di perguruan tinggi dalam negeri yang telah menyelesaikan atau dinyatakan lulus ujian maupun seminar proposal disertasi. Pendaftar dalam skema ini juga harus memperoleh usulan resmi dari perguruan tinggi tempat mereka menempuh pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun persyaratan umum untuk mengikuti program beasiswa penyelesaian studi doktoral tersebut meliputi:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan KTP, Kartu Keluarga (KK), atau paspor.

  2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), serta terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).

  3. Belum melaksanakan sidang tertutup maupun terbuka hingga masa pendaftaran beasiswa berakhir.

  4. Berstatus sebagai mahasiswa aktif pada semester gasal 2026/2027. Persyaratan ini dibuktikan melalui:

    • Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (SKMA) semester gasal 2026/2027 bagi mahasiswa perguruan tinggi dalam negeri.

    • Enrollment letter atau dokumen resmi lain yang menyatakan status aktif pada 2026 bagi mahasiswa perguruan tinggi luar negeri.

    • Transkrip nilai semester genap 2025/2026 bagi mahasiswa dalam negeri atau transkrip nilai maupun progress report yang ditandatangani supervisor bagi mahasiswa luar negeri.

  5. Menandatangani surat pernyataan pendaftar beasiswa sesuai format yang tersedia dalam panduan resmi Kemdiktisaintek (https://kemdiktisaintek.go.id/library/book/buku-panduan-pendaftaran-beasiswa-program-doktor-penyelesaian-studi-di-dalamluar-negeri).

  6. Tidak sedang mengajukan atau menerima beasiswa lain dengan komponen bantuan yang sama, termasuk hibah penelitian disertasi doktor dari Kemdiktisaintek, untuk menghindari pendanaan ganda.

  7. Menyertakan rencana anggaran biaya yang menjelaskan penggunaan dana beasiswa.

  8. Melampirkan linimasa penyelesaian studi yang memuat tahapan kegiatan sejak seminar proposal hingga penelitian selesai, termasuk perkembangan yang telah dicapai ketika mendaftar.

  9. Menyertakan surat rekomendasi dari promotor yang ditandatangani sesuai format skema beasiswa yang dipilih.

Panduan lengkap pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Kemdiktisaintek: Buku Panduan Beasiswa Program Doktor Penyelesaian Studi di Dalam dan Luar Negeri.

Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung dosen menyelesaikan pendidikan doktoral tanpa terhambat persoalan pembiayaan pada tahap akhir studi. Keberlanjutan pendidikan tinggi juga perlu ditopang oleh kepedulian bersama. Melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, masyarakat dapat turut membuka kesempatan pendidikan, memperkuat kapasitas akademisi, serta mendukung lahirnya sumber daya manusia yang berilmu dan bermanfaat bagi umat.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.detik.com  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment