Wakaf Uang Bangkitkan Ekonomi Umat

By Revolusioner 02 Jul 2026, 07:34:01 WIB Wakaf
Wakaf Uang Bangkitkan Ekonomi Umat

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rri.co.id


Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Waryono Abdul Gofur, menghadiri rapat sosialisasi wakaf uang bersama berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Bengkulu pada Selasa, 30 Juni 2026. Pertemuan strategis tersebut diikuti Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Direktur Utama PT BPRS Fadhilah Kota Bengkulu, Ketua BWI, unsur perbankan syariah, serta kalangan akademisi.

Mengutip laman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Prof. Waryono Abdul Gofur menjelaskan dia bahwa tingkat pemahaman masyarakat Bengkulu mengenai wakaf uang masih tergolong rendah. Selama ini, masyarakat lebih mengenal praktik wakaf dalam bentuk aset tidak bergerak, seperti tanah, bangunan, maupun fasilitas umum.

Dia menilai wakaf uang sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar apabila dikembangkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Dana yang dihimpun melalui wakaf uang dapat dikelola secara produktif sehingga manfaatnya berlangsung berkelanjutan dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan dalam cakupan yang lebih luas.

Baca Lainnya :

Menurut dia, sosialisasi mengenai wakaf uang perlu dilakukan secara lebih masif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat memahami bahwa wakaf uang yang dikelola secara produktif mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan umat, termasuk para penerima zakat.

Dia juga mengungkap dia bahwa tantangan utama dalam pengembangan wakaf uang masih berkaitan dengan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola wakaf. Padahal, potensi wakaf uang di Indonesia diperkirakan sangat besar apabila dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain persoalan kepercayaan, dia menjelaskan dia bahwa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan wakaf modern juga menjadi hambatan yang perlu segera diatasi. Karena itu, peningkatan kapasitas para pengelola dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola lembaga agar semakin kredibel dan dipercaya publik.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta menyepakati pentingnya memperkuat kolaborasi antara Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), perbankan syariah, serta civitas akademika perguruan tinggi. Sinergi lintas sektor itu diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat sehingga gerakan wakaf uang dapat berkembang lebih optimal di Provinsi Bengkulu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin Latief, S.Ag., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program nasional tersebut. Dia berharap melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, masyarakat semakin memahami pentingnya wakaf uang sebagai instrumen ibadah sekaligus penggerak pemulihan dan penguatan ekonomi umat.

Kontributor: Raeihan

Editor: MAS

Sumber: www.rri.co.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment