- Lazisnu DIY Bantu Dhuafa di Pundong
- Wakaf Jadi Opsi Pendanaan Pembangkit Listrik
- PLN dan YBM Santuni Yatim di Gresik
- PM UQI Raih Lima Medali Kejuaraan Silat Piala Presiden
- Ummul Quro Borong 31 Medali Kejuaraan Silat IPB 2026
- Pesantren UQI Raih Perak di Malaysia Technology Expo
- Yayasan Haroen Aly Tebar Beasiswa Rp179 Juta
- Dana Haji Tembus Rp201 T
- Beasiswa LPDP 2026 Dibuka
- Wakaf Solusi Ketergantungan Bansos
PM UQI Raih Lima Medali Kejuaraan Silat Piala Presiden

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Pondok Modern UQI
Sejumlah santri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PM UQI) Bogor, memborong medali pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Presiden RI 2026. Kompetisi yang dihelat CNN Indonesia digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia (TMII), Jakarta, 25–28 Juni 2026.
Dari total sembilan peserta yang
dikirim, lima atlet berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak dan
tiga perunggu dari ajang yang diikuti sekitar 2.000 pesilat muda dari berbagai
provinsi di Indonesia.
Dua medali emas tersebut
dipersembahkan oleh Abdullah Baihaqi dari Keluarga Pencak Silat Nusantara
(KPSN) dan Eko dari Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI). Medali perak
diraih oleh Kahlil Arka Gibran santri kelas 5 IPA. Sementara itu, dua perunggu
diraih Putra Al- Rizky, dan Syahdan Nur Rizky Putra.
Baca Lainnya :
- Ummul Quro Borong 31 Medali Kejuaraan Silat IPB 20260
- Beasiswa LPDP 2026 Dibuka0
- LPDP Jakarta Buka Jalan S2-S30
- UMS Kenalkan Flip Learning Era Digital0
- Beasiswa Zakat Jangkau 300 Mahasiswa0
Pimpinan Pesantren Modern Ummul
Quro Al-Islami, Dr. KH. Saiful Falah, M.Pd.I, mengungkapkan kebanggaannya atas
capaian para santri tersebut. Menurut dia, para atlet berasal dari jenjang yang
berbeda, mulai dari kelas VII atau kelas 1 MTs/SMP hingga XI atau 5 MA/SMA, dan
keberhasilan mereka menjadi kebanggaan sekaligus membawa nama baik pesantren di
tingkat nasional.
“Kelima atlet ini, semua santri
kebanggaan Pesantren Modern Ummul Quro. Ketika ada kejuaraan, para wali santri
dan ustaz mengusulkan kepada pesantren untuk mengikuti perlombaan. Kami
berterima kasih pada wali santri yang antusias bergotong royong membantu
kebutuhan seperti transportasi maupun biaya pendaftaran dan sebagainya. Semua
juga mendapat dukungan penuh, dan komunikasi dan kompetisi berjalan dengan
baik,” ujar Kiai Saiful Falah dalam keterangan tertulis di Bogor, Jawa Barat,
Selasa (30/6/26).
Menurut dia, banyak pihak
menggelar kompetisi silat di hari libur sekolah sangat bermanfaat untuk mengisi
kegiatan siswa atau santri. “Minimal ini bisa mengalihkan mereka dari kebiasan
bermain game online atau scroll ponsel dan aktivitas yang kurang bermanfaat
lainnya,” ucap dia.
Kiai Saiful Falah menambahkan,
pesantren memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi, pelatih dan perizinan
yang diperlukan para atlet agar mereka dapat mengikuti berbagai kejuaraan.
Menurut dia, sinergi antara pesantren, ustaz, pelatih ekstrakurikuler dan wali
santri, menjadi faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.
Dr. Saiful berharap keberhasilan
tersebut menjadi motivasi bagi para santri lainnya untuk terus meningkatkan
kemampuan dan memenangi berbagai perlombaan. Ia juga berpesan agar para atlet
tidak cepat berpuas diri dan tetap konsisten menjalani latihan.
“Tetap terus semangat berlatih
untuk meraih prestasi. Kesuksesan bukan karena orang lain, tetapi karena
kekompakan dan terutama perjuangan dan kerja keras diri sendiri. Terus
kembangkan potensi yang dimiliki dan yakinlah, ketika kesempatan datang,
kemampuan yang dipersiapkan dengan baik akan membuahkan hasil baik pula,” ucap
dia.
Kejuaraan Pencak Silat Tingkat
Nasional Piala Presiden 2026 yang digelar CNN Indonesia, menjadi ajang
pembinaan atlet muda yang mempertemukan sekitar 2.000 pesilat dari seluruh
Indonesia pada kategori tanding dan seni, mulai dari jenjang SD/MI hingga
SMA/SMK/MA. Selain menjadi sarana pencarian bibit atlet berprestasi, kejuaraan
ini juga menerapkan pembaruan regulasi pertandingan sesuai standar Pengurus
Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) sebagai bagian dari upaya
meningkatkan kualitas pencak silat Indonesia menuju level internasional.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS

.jpg)








.png)
.png)