- Dana Umat untuk Kemandirian Digital
- Dua Nama di Bawah Langit Abu
- OK OCE-Rumah Zakat Berdayakan UMKM
- IZI Jabar Dukung Pemulihan Masjid
- 665 Mahasiswa Banggai Terima Bantuan Biaya Kuliah
- PCIM Hungaria Perluas Akses Beasiswa Internasional
- MUI Jajaki Penambahan Beasiswa ke Mesir
- Beasiswa BI Buka Peluang bagi Mahasiswa Polbeng
- 35 Jurnalis Terima Beasiswa Pascasarjana BRI
- EHEF 2026 Buka Peluang Beasiswa Eropa
EHEF 2026 Buka Peluang Beasiswa Eropa

Keterangan Gambar : Foto: DOk. Tintahijau.com
Kesempatan menempuh pendidikan tinggi di Eropa kembali terbuka bagi pelajar Indonesia. Sebanyak 90 institusi pendidikan tinggi dari 14 negara anggota Uni Eropa dijadwalkan berpartisipasi dalam European Higher Education Fair (EHEF) ke-18 pada 2026.
Pameran tersebut menjadi ruang bagi pelajar, mahasiswa, orang tua, dan akademisi untuk memperoleh informasi mengenai pilihan studi, program beasiswa, serta peluang akademik di berbagai negara Eropa.
EHEF 2026 diselenggarakan oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia di dua kota. Agenda pertama berlangsung di Yogyakarta pada 4 November 2026, bertempat di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca Lainnya :
- Kuliah di Jepang, Ini Beasiswa Kemendes 0
- Dibuka Beasiswa Riset Baznas 20260
- Bahasa Indonesia Membumi di Mesir0
- Ada 16 Ribu Beasiswa Tangerang Cerdas 0
- Al Syukro Terpilih Jadi Sekolah Garuda0
Pameran kemudian berlanjut di Jakarta pada 7–8 November 2026, bertempat di Catur Dharma Hall, Menara Astra.
Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat memperoleh informasi langsung mengenai program pendidikan tinggi, pilihan universitas, proses pendaftaran dan penerimaan mahasiswa, beasiswa, kehidupan mahasiswa, hingga kesempatan mobilitas internasional.
Kuasa Usaha a.i. Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Marco Bonetti, mengatakan EHEF membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan institusi pendidikan tinggi Eropa.
“Melalui EHEF, pelajar dan orang tua akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan universitas-universitas Eropa, konselor pendidikan, dan perwakilan diplomatik,” ujar Marco Bonetti.
Menurut dia, interaksi tersebut membantu calon mahasiswa memperoleh informasi yang lebih menyeluruh mengenai kualitas pendidikan tinggi di Eropa, termasuk pilihan program studi dan berbagai skema beasiswa.
Marco juga menilai pengalaman belajar di Eropa tidak hanya memberikan kualifikasi akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan memahami keberagaman budaya.
“Menempuh pendidikan di Eropa menawarkan lebih dari sekadar kualifikasi akademik. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memperluas wawasan, mengenal beragam budaya, serta mengembangkan keterampilan yang bernilai bagi masa depan mereka,” tambah dia.
Dia menjelaskan, pengalaman pendidikan lintas negara juga berpotensi membangun hubungan jangka panjang antarmasyarakat serta memperkuat kemitraan Indonesia dan Uni Eropa.
EHEF turut menyoroti peran pendidikan tinggi dalam strategi Global Gateway Uni Eropa, yang bertujuan menghubungkan masyarakat dan negara melalui pembangunan infrastruktur berkualitas tinggi.
Dalam bidang pendidikan, inisiatif tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan generasi muda melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas inovasi yang dibutuhkan dalam menghadapi masa depan yang semakin hijau dan digital.
Dengan menghadirkan puluhan institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara, EHEF 2026 diharapkan menjadi jembatan bagi pelajar Indonesia untuk mengenali peluang pendidikan internasional sekaligus mempersiapkan masa depan akademik dan profesional.
Akses terhadap pendidikan berkualitas dapat membuka jalan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan yang lebih baik. Dukungan zakat, infak, dan sedekah untuk pendidikan—termasuk beasiswa dan peningkatan keterampilan—dapat membantu memperluas kesempatan belajar bagi mereka yang membutuhkan. Dengan memperkuat kepedulian terhadap pendidikan, gerakan filantropi turut menyiapkan generasi yang berpengetahuan, mandiri, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.tintahijau.com











.png)
.png)