BAZNAS-DD Perkuat Sinergi

By Revolusioner 30 Apr 2026, 07:22:37 WIB Nasional
BAZNAS-DD Perkuat Sinergi

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Baznas.go.id


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika untuk memperkuat ekosistem zakat nasional melalui transformasi tata kelola yang lebih profesional, terukur, dan berdampak luas.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyambut positif kehadiran Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, sinergi antara Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan BAZNAS harus terus diperkuat demi kemaslahatan umat.

“Kita harus terus melanjutkan kolaborasi ini. Mulai dari diskusi strategi hingga program agar memberikan dampak yang lebih nyata bagi bangsa Indonesia,” ujar Sodik dalam keterangannya yang diterima, Rabu, 29 April 2026.

Baca Lainnya :

Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk melakukan transformasi besar dalam pengelolaan zakat nasional, salah satunya melalui penyelarasan konsep delapan asnaf ke dalam dimensi pembangunan modern.

Menurut Sodik, BAZNAS akan memprioritaskan standardisasi ukuran keberhasilan program yang merujuk pada data statistik nasional seperti model yang diterapkan Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah tersebut akan dituangkan dalam peta jalan dan strategi lima tahun mendatang.

“PR kita adalah mentransformasi bagaimana konsep delapan asnaf itu menjadi konsep kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Contohnya Ibnu Sabil/Fi Sabilillah, tidak cukup hanya dakwah dan advokasi, mungkin lebih tepat masuk dalam pembangunan umat,” katanya.

Ia menambahkan, standardisasi penyaluran zakat penting dilakukan agar setiap program memiliki dampak yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengelolaan zakat, lanjutnya, juga harus bergeser dari pola bantuan karitatif menuju indikator keberhasilan yang konkret.

“Di atas semua itu, pengelolaan zakat itu harus dilandasi oleh qolbu (hati) kita yang sama-sama qolbun salim. Qolbun salim, yang berjuang memajukan umat melalui zakat ini,” ujarnya.

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi tata kelola zakat nasional setelah ditetapkannya pimpinan BAZNAS periode 2026-2031.

Ia juga menekankan pentingnya standardisasi metode pengukuran dampak zakat agar kontribusi lembaga filantropi terhadap pembangunan ekonomi nasional dapat dihitung secara akurat dan transparan.

Selain itu, audiensi turut membahas teknis kolaborasi di lapangan guna mencegah tumpang tindih program antarlembaga zakat. Ahmad menilai pembagian wilayah kerja yang lebih operasional menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat.

Kontributor: Raeihan

Editor: MAS

Sumber: www.baznas.go.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment