- Jadikan Wakaf Pilar Ekonomi Daerah
- NAZAS Nigeria Salurkan Zakat N77 Juta
- Kader NU Dilatih Jurnalisme Filantropi
- RI-Australia Perkuat Pendidikan Palestina
- 50 Tahun Lumpuh, Pemdes Bantu Mbah Kasnadi
- Puluhan Mahasiswa Polije Raih Beasiswa BI
- Ini Tips Atur Siklus Haid Saat Haji
- Jambi Dapat 12 Sapi Presiden
- BPRS Baiturridha Berzakat Rp890 Juta
- BAZNAS-DD Perkuat Sinergi
50 Tahun Lumpuh, Pemdes Bantu Mbah Kasnadi

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungasem, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menyiapkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi Mbah Kasnadi, warga lanjut usia yang mengalami lumpuh dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH)-nya terhenti.
Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan hidup sehari-hari Mbah Kasnadi tetap terpenuhi sambil menunggu proses perbaikan data bantuan sosial.
Kepala Desa Kedungasem, Zulianah, mengatakan, pihaknya prihatin setelah mengetahui bantuan PKH untuk Mbah Kasnadi tidak lagi cair. Pemerintah desa pun langsung mencari solusi agar warga yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian.
Baca Lainnya :
- Sedekah Sayur Sasar 31 Ribu Mustahik0
- BURSA RZ Dongkrak Usaha Anisa0
- Yuyum, Kartini Berdaya dari Kandang Domba0
- Mahasiswa Jepara Mandiri Berkat ZCoffee0
- Dibantu BAZNAS Usaha Neneng Raih Belasan Juta0
“Kalau PKH-nya masih proses pembenahan supaya aktif kembali, insyaallah tahun ini kami cover dulu lewat anggaran Dana Desa. Mbah Kasnadi kami masukkan BLT-DD sebesar Rp300 ribu per bulan,” kata Zulianah, seperti dirilis Rembangkab.go.id, Selasa (28/4/2026).
Menurut dia, pemerintah desa juga sudah berkoordinasi dengan pendamping PKH terkait persoalan tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan ada perubahan data yang menyebabkan status kesejahteraan Mbah Kasnadi naik, sehingga bantuan PKH tidak lagi diterima. “Padahal kami tahu kondisi beliau sebatang kara, tidak memiliki aset apa-apa, dan sangat membutuhkan bantuan untuk kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Selain menyiapkan BLT-DD, Pemerintah Desa Kedungasem selama ini juga rutin membantu kebutuhan Mbah Kasnadi secara langsung. Aparat desa kerap membantu pengisian token listrik maupun kebutuhan lain saat diperlukan.
Zulianah menambahkan, Mbah Kasnadi telah mengalami kelumpuhan hampir 50 tahun. Untuk kebutuhan makan sehari-hari, selama ini ia dibantu keluarga dan warga sekitar. Sementara rumah yang ditempati saat ini merupakan bantuan pemerintah desa pada tahun 2023 di atas tanah milik desa. “Sebisa mungkin kami bantu. Yang penting beliau tetap bisa makan, listrik tetap menyala, dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Camat Sumber, Wijayanti. Ia memastikan pemerintah kecamatan ikut mengawal penyelesaian persoalan tersebut dan mendukung langkah pemerintah desa agar Mbah Kasnadi tetap memperoleh bantuan selama proses perbaikan data berlangsung.
Sebagai solusi, data Mbah Kasnadi akan diinput ulang agar kembali masuk kategori sesuai kondisi sebenarnya. Sementara menunggu proses tersebut, pemerintah desa akan menyalurkan BLT Dana Desa sebesar Rp300 ribu per bulan. “Saya sudah berkoordinasi dengan Bu Kades tadi, dimasukkan BLT-DD. Insyaallah dapat Rp300 ribu per bulan selama satu tahun ini,” tegas Wijayanti.
Ia menambahkan, secara pribadi maupun melalui pemerintah kecamatan, pihaknya juga akan ikut memberikan bantuan tambahan agar kebutuhan hidup Mbah Kasnadi tetap terpenuhi selama proses perbaikan data berlangsung.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.salosemarang.id









.png)
.jpg)
.png)