- Pemkab Purworejo Bagikan Hibah Rp4,9 M
- Ini Syarat Beasiswa Jakarta Unggul
- Bangun Masjid, Mentan Wakaf Rp1 Triliun
- Lima Rahasia Berkah Bulan Rabiul Akhir
- Ke Baznas, Palestina Ungkap Kondisi Kritis
- Beasiswa S2-S3 Pertanian SEARCA Dibuka
- Usaha Mustahik Meranti Dibantu Rp219 Juta
- Zakat 2025 Jangkau 43,7 Juta Mustahik
- Beasiswa Amil Dievaluasi Agar Berdampak
- Gubernur Papua: Perluas Manfaat Zakat
Jadikan Wakaf Pilar Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Bwi.org
Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat mendorong penguatan peran BWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai upaya menjadikan wakaf sebagai pilar ketahanan ekonomi daerah. Langkah ini ditandai dengan pelantikan pengurus BWI DIY masa jabatan 2026–2029 yang digelar di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Rabu (22/4/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Badan Pelaksana BWI Pusat, Tatang Astarudin. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pengelolaan wakaf harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjalankan jabatan.
Menurut dia, wakaf memiliki potensi besar sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan jika dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah. Ia juga menyebutkan bahwa realisasi wakaf uang saat ini masih jauh dari potensinya, yakni baru mencapai sekitar Rp3,6 triliun dari estimasi Rp182 triliun secara nasional.
Baca Lainnya :
- PCNU Indramayu Dapat Sertifikat Wakaf0
- Wakaf, Solusi Kebencanaan Global0
- Wakaf Al-Quran Sinar Mas Perluas Akses Umat0
- Fajrul Amanah Perkuat Wakaf Pendidikan Gorontalo0
- BWI Salurkan Beasiswa Wakaf di Surakarta0
Di tingkat daerah, Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY Ahmad Bahiej menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo sebagai kawasan pengembangan wakaf produktif, terutama di sektor pertanian dan usaha ekonomi.
Ia menambahkan, pengembangan wakaf tidak hanya berfokus pada keberadaan aset, tetapi juga pada dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan kepengurusan baru, diharapkan sinergi antara berbagai pihak dapat semakin kuat sehingga wakaf dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kontributor : Nadhifa Maulida
Editor : MAS
Sumber : www.bwi.go.id











.png)
.png)