- Jadikan Wakaf Pilar Ekonomi Daerah
- NAZAS Nigeria Salurkan Zakat N77 Juta
- Kader NU Dilatih Jurnalisme Filantropi
- RI-Australia Perkuat Pendidikan Palestina
- 50 Tahun Lumpuh, Pemdes Bantu Mbah Kasnadi
- Puluhan Mahasiswa Polije Raih Beasiswa BI
- Ini Tips Atur Siklus Haid Saat Haji
- Jambi Dapat 12 Sapi Presiden
- BPRS Baiturridha Berzakat Rp890 Juta
- BAZNAS-DD Perkuat Sinergi
NAZAS Nigeria Salurkan Zakat N77 Juta

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Vanguardngr.com
General Manager NAZAS, Mufutau Adelotan, menyebut pencairan zakat tahun 2026 sebagai intervensi terbesar sepanjang sejarah lembaga tersebut.
Sedikitnya 210 warga Nigeria menerima manfaat dari penyaluran lebih dari 77 juta Naira atau N77 juta. Para penerima memperoleh bantuan berupa mesin cuci, mesin penggiling, perlengkapan salon pangkas rambut, hingga cek tunai untuk mendukung usaha dan mata pencaharian mereka.
Dalam program penyaluran dana zakat yang digelar Ahad (26/4/2026), di Aula Masjid Sekretariat Negara Bagian Lagos, Alausa, Ikeja, Adelotan mengatakan langkah itu mencerminkan komitmen NAZAS memperluas dampak serta mendukung masyarakat rentan melalui tata kelola zakat yang terstruktur dan transparan.
Baca Lainnya :
- Turki Gelar Doa Subuh Bela Palestina0
- PCIM Sudan Genjot Program Filantropi0
- PBNU: Zakat Solusi Krisis Global 0
- Ini Beasiswa BAZNAS untuk Kuliah di Malaysia0
- RI Dorong Transformasi Digital di Global WaqfTech0
Menurut dia, penerima manfaat dipilih secara ketat melalui proses pendaftaran dan verifikasi agar bantuan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Ia menjelaskan, program intervensi mencakup berbagai bidang, mulai kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pelunasan utang, tunjangan bulanan, hingga program khusus lembaga bernama Skema Tabung Dana.
“Ini adalah pertama kalinya kami menyalurkan dana dalam jumlah sebesar ini, dan ini menandai tonggak penting bagi kami sebagai sebuah organisasi,” kata Adelotan. “Kami optimis bahwa ini akan terus berkembang seiring semakin banyak donor yang mempercayai dan mendukung sistem ini.”
Ia menambahkan, penyaluran tahunan tersebut merupakan kelanjutan dari program pengumpulan zakat Ramadan yang terus menarik partisipasi lebih besar dari umat Muslim. Transparansi dan akuntabilitas, lanjutnya, tetap menjadi inti operasional lembaga.
Adelotan menegaskan target jangka panjang NAZAS adalah memperluas intervensi agar menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia berharap penyaluran mendatang mampu melampaui capaian saat ini.
“Kami berharap dapat menerima lebih banyak dana dari para donatur sehingga kami dapat memperluas jangkauan kami dan mendukung lebih banyak orang yang rentan. Visi kami adalah untuk terus membangun sistem yang secara efektif mengatasi kemiskinan dan mendorong pemberdayaan ekonomi dalam komunitas Muslim,” ujarnya.
Ia juga menyoroti Skema Tabungan Dana sebagai bagian penting strategi pemberdayaan NAZAS. Dari lebih 300 pelamar, sebanyak 10 pengusaha terpilih menerima masing-masing N1 juta setelah mengikuti pelatihan perencanaan bisnis dan manajemen keuangan.
Pakar keuangan sosial Islam sekaligus CEO AS and Associates, Dr. Abdullahi Shuaib, menyerukan peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, transparansi pengumpulan dan distribusi zakat penting untuk membangun kepercayaan publik, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat persatuan umat Muslim.
Ia juga meminta umat Islam yang wajib zakat memastikan penilaian harta dilakukan secara tepat agar besaran zakat yang dibayarkan sesuai ketentuan. Menurutnya, zakat bukan sekadar berbagi kekayaan, tetapi juga menyebarkan rahmat, memulihkan martabat, memberi harapan, dan menjalankan ketaatan kepada Allah.
Berbicara mewakili Presiden NASFAT, Wakil Presiden II NASFAT, Alhaji Ajiroba Maroof Adedokun, menyampaikan selamat kepada penerima manfaat dan mendorong umat Muslim kaya menyerahkan diri untuk penilaian zakat.
Penyaluran dana tahunan oleh NAZAS menegaskan semakin pentingnya peran lembaga zakat terorganisir dalam mendorong akuntabilitas, menekan kemiskinan, dan memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat Muslim rentan.
Mantan Ketua NAZAS, Alhaji Hafiz Bakare, memuji acara tersebut dan meminta panitia mengejar target N1 miliar tahun depan. “Acara hari ini sangat baik karena para donatur dapat melihat dampak zakat mereka. Saya ingin panitia bekerja lebih keras untuk mencapai target N1 miliar pada tahun depan,” katanya.
Mantan Presiden NASFAT, Niyi Yusuf, juga menilai target N1 miliar dapat dicapai dalam beberapa tahun mendatang. Ia meminta penerima bantuan memanfaatkan dana dengan bijak agar kelak menjadi pembayar zakat.
Sementara itu, Pengawas program Skema Penyelamatan Dana, Alhaji AbdulWasi'i Ayoola, mengatakan para penerima bantuan juga mengikuti pelatihan bisnis selama dua hari yang dipandu akademisi dan praktisi. “Mereka juga mengikuti kelas keuangan yang akan memandu pengeluaran mereka dan meningkatkan manajemen bisnis mereka,” katanya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.vanguardngr.com









.png)
.jpg)
.png)