- Beasiswa S2-S3 Pertanian SEARCA Dibuka
- Usaha Mustahik Meranti Dibantu Rp219 Juta
- Zakat 2025 Jangkau 43,7 Juta Mustahik
- Beasiswa Amil Dievaluasi Agar Berdampak
- Gubernur Papua: Perluas Manfaat Zakat
- Palestina, Dari Kepedulian Menuju Donasi dan Diplomasi Kemanusiaan
- AI Muse dan Transformasi Digital Filantropi Islam Indonesia
- Kota Ziswaf Digital: Membangkitkan Raksasa Filantropi
- Bun Wid, Dermawan Rumah Dhuafa dari Madura
- Lembaga Keagamaan Cilegon Dapat Hibah
RI-Australia Perkuat Pendidikan Palestina

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rri.co.id
Indonesia dan Australia bekerja sama mendorong pembangunan serta reformasi sektor pendidikan di Palestina. Kedua negara menggelar Dialog Trilateral Pendidikan yang diikuti 11 pejabat Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Palestina di Jakarta, Senin (27/4/2026).
“Dialog Trilateral Pendidikan ini merupakan wujud komitmen Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina. Utamanya, dalam membangun kembali sektor pendidikan yang terdampak konflik,” ujar Direktur Kerja Sama Pembangunan Internasional Kementerian Luar Negeri RI, Rina Setyawati.
Menurut Rina, Indonesia dan Australia memiliki kemitraan yang kuat dan dinamis melalui berbagai bentuk kerja sama pembangunan. “Kegiatan Dialog Pendidikan ini merupakan kerja sama trilateral pertama Indonesia-Australia untuk Palestina dan menjadi pelopor kolaborasi selanjutnya dalam mendukung pembangunan negara Palestina,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Kurban Palestina Makin Diminati WNI0
- Itera–Palestina Jalin Kemitraan Pendidikan0
- Warga Gaza Dapat Layanan Medis Baznas 0
- Baznas Siapkan Kurban untuk Palestina0
- Warga Gaza Terima 15.000 Paket Sembako BAZNAS 0
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah Al-Sattari, mengapresiasi langkah Indonesia dan Australia. Ia juga menilai pembangunan pendidikan di Palestina sangat penting, termasuk menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi Dialog Pendidikan ini dan terkesan dengan penerapan kurikulum berbasis nilai di sekolah dan universitas. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi landasan bagi kerja sama di masa mendatang,” ujar Ketua Delegasi Palestina, Dr. Ihab Inayyem.
Di sisi lain, dialog pendidikan tersebut merupakan realisasi komitmen Menteri Luar Negeri Australia dan Indonesia. Hal itu disampaikan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Gita Kamath, dalam kesempatan yang sama.
“Hal ini mencerminkan tekad bersama kedua negara untuk membangun momentum menuju pengakuan yang lebih luas terhadap negara Palestina. Serta, mendukung Otoritas Palestina dalam memajukan prioritas reformasi pendidikannya,” katanya.
Kegiatan Dialog Trilateral Pendidikan bagi Palestina tersebut meliputi rangkaian diskusi dan kunjungan lapangan di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Lombok.
Dialog ini bertujuan mendukung reformasi pendidikan di Palestina melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan kurikulum, kunjungan ke sekolah dasar, menengah, perguruan tinggi, serta diskusi mengenai kerukunan beragama. Kegiatan tersebut juga melibatkan organisasi masyarakat sipil Indonesia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rri.co.id











.png)
.png)