BAZNAS Kirim Kurban Palestina ke Suriah

By Revolusioner 24 Jun 2026, 08:58:18 WIB Palestina
BAZNAS Kirim Kurban Palestina ke Suriah

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Inilah.com


Distribusi daging kurban untuk rakyat Palestina dari masyarakat Indonesia dilakukan di sejumlah kamp pengungsian di wilayah Hazano dan Sarmada, Provinsi Idlib, Suriah.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Kurban Berkah Palestina menyalurkan daging kurban kepada sekitar 6.700 pengungsi Palestina yang berada di sejumlah kamp pengungsian di Provinsi Idlib, Suriah, pada momentum Idul Adha 1447 H/2026 M.

Bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas masyarakat Indonesia bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai kesulitan akibat konflik dan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan. Distribusi daging kurban dilakukan di sejumlah kamp pengungsian di wilayah Hazano dan Sarmada.

Baca Lainnya :

Di wilayah Hazano, bantuan disalurkan ke Kamp Qusaniyah, Shariaa, dan Qadisiyah. Sementara di kawasan Sarmada, distribusi dilakukan di Kamp Sarmada dan Kamp Al-Omareen.

Ketua BAZNAS RI, H. Sodik Mudjahid, mengatakan Program Kurban Berkah Palestina yang diinisiasi BAZNAS merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina yang masih menghadapi situasi sulit akibat konflik kemanusiaan.

“Melalui Program Kurban dan Sedekah Palestina, kami ingin memastikan amanah masyarakat Indonesia dapat sampai kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kurban ini menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, dan dukungan moral bagi para pengungsi yang hidup dalam keterbatasan,” ujar dia dalam keterangannya yang diterima inilah.com di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Sodik menjelaskan, daging kurban tersebut berasal dari 200 ekor domba yang disalurkan pada 27–29 Mei 2026 di wilayah Hazano dan Sarmada.

Ribuan pengungsi Palestina yang bermukim di Suriah menjadi penerima manfaat dari program tersebut. “Kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita pengungsi Palestina yang hingga kini masih terdampak konflik kemanusiaan berkepanjangan, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Adha,” kata dia.

Dia menegaskan, bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat pangan, tetapi juga membawa pesan moral bahwa kepedulian terhadap Palestina terus hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus yang memberikan pendampingan dan dukungan selama proses distribusi bantuan kemanusiaan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada KBRI Damaskus yang telah mendampingi serta membantu kelancaran distribusi Program Kurban Berkah Palestina. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat,” ujar dia.

BAZNAS, lanjut dia, akan terus memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan internasional melalui berbagai program yang tepat sasaran dan berkelanjutan. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah memercayakan zakat, infak, sedekah, dan kurbannya melalui BAZNAS. Dukungan tersebut memungkinkan bantuan kemanusiaan menjangkau para pengungsi Palestina yang sangat membutuhkan uluran tangan,” ujar dia.

Sementara itu, KBRI Damaskus melalui Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud), Bayu Arif Ramadhan, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan melalui Program Kurban Berkah Palestina BAZNAS 2026.

Menurut dia, meskipun baru pertama kali dilaksanakan di Suriah, Program Kurban Berkah Palestina mendapatkan sambutan positif dari perwakilan Pemerintah Suriah maupun para pengungsi Palestina di kamp-kamp pengungsian.

Bayu mengungkapkan, tim KBRI Damaskus harus menempuh perjalanan lebih dari delapan jam dari Damaskus menuju wilayah Idlib untuk mendampingi proses distribusi bantuan.

Perjalanan panjang tersebut melewati medan yang cukup berat, termasuk kawasan gurun pasir, demi memastikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia dapat diterima langsung oleh para pengungsi Palestina.

“Selain itu, turut disampaikan agar kiranya Pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat kembali memberikan berbagai bantuan kemanusiaan yang diperlukan di masa mendatang, mengingat situasi sulit yang dihadapi oleh para pengungsi Palestina di Kamp Sarmada maupun kamp pengungsian lainnya,” ujar dia.

Program Kurban Berkah Palestina menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan mampu melintasi batas negara, membawa harapan, dan memperkuat persaudaraan bagi mereka yang terdampak krisis.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.inilah.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment