Kurban DD Sampai Afrika dan Palestina

By Revolusioner 06 Mei 2026, 07:11:59 WIB Palestina
Kurban DD Sampai Afrika dan Palestina

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Edisi.co.id


Mengusung semangat pemerataan pangan sekaligus penguatan ekonomi peternak lokal, Dompet Dhuafa resmi meluncurkan program "The Kurban Series 2026" di Cibis Park, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Dengan menggandeng tokoh legendaris Indro Warkop serta komunitas motor gede (moge), peluncuran ini menandai komitmen lembaga zakat tersebut dalam menyalurkan hewan kurban hingga ke pelosok negeri dan wilayah konflik di luar negeri.

Pada tahun ini, Dompet Dhuafa menargetkan distribusi kurban menjangkau 102 kabupaten/kota dan 788 desa di seluruh Indonesia. Selain itu, program kemanusiaan ini juga menyasar tujuh negara yang terdampak krisis dan konflik, yakni Palestina, Myanmar, Somalia, Suriah, Libanon, Jordania, dan Sudan.

Baca Lainnya :

Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa perjalanan program kurban sejak 1994 tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga membawa misi besar untuk memberdayakan peternak kecil di wilayah terpencil. “Bukan sekadar distribusi, tapi tentang menguatkan peternak dan menciptakan senyuman bagi penerima manfaat. Kami menjaga amanah dan transparansi selama lebih dari tiga dekade agar kurban ini benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat bawah,” ujar dia.

Ia menambahkan kurban di wilayah konflik internasional menghadirkan pesan persaudaraan yang kuat. Di tengah keterbatasan pangan dan konflik yang belum usai, distribusi daging kurban menjadi simbol bahwa mereka tidak sendirian, imbuh dia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Dompet Dhuafa juga memperkenalkan layanan Kurban Express (Jual Langsung). Layanan tersebut ditujukan bagi pekurban, baik individu, komunitas, maupun perusahaan, yang ingin menyalurkan hewan kurban secara langsung dengan jaminan kualitas kesehatan sesuai syariat, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Selain sapi dan kambing, Dompet Dhuafa mulai menawarkan opsi kurban unta dengan target awal 100 ekor. Hewan ini direncanakan untuk disalurkan ke wilayah Timur Tengah dan Afrika, namun tetap terbuka kemungkinan distribusi di Indonesia apabila tersedia mitra penyedia dan peminat yang sesuai.

Ketua Kurban Dompet Dhuafa 2026, Ali Bastoni, menjelaskan prinsip “5 Pasti” yang menjadi standar operasional, yakni pasti sesuai syariat, pasti hewan berkualitas, pasti lolos kontrol kualitas, pasti tersalurkan ke wilayah yang membutuhkan, serta pasti laporan yang cepat dan transparan.

Kehadiran Indro Warkop dalam peluncuran ini juga menjadi sorotan. Ia diketahui telah lama menjadi pekurban setia di Dompet Dhuafa, bahkan sebelum istrinya wafat pada 2018.

Ia membagikan pengalaman bahwa salah satu kurban sapinya pernah disalurkan hingga ke Myanmar. Menurut dia, Dompet Dhuafa mampu menjawab kekhawatiran masyarakat kota terkait ketepatan distribusi daging kurban. “Saya lebih memilih menyesuaikan jumlah hewan dengan kemampuan agar manfaatnya lebih luas. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kepastian bahwa daging ini sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan di pelosok, bukan menumpuk di kota-kota besar saja,” ujar dia.

Melalui peluncuran ini, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat memaknai kurban sebagai jembatan kepedulian yang melintasi batas geografis, dari pelosok nusantara hingga wilayah konflik di berbagai belahan dunia.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.edisi.co.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment