- BWI Percepat Sertifikasi Wakaf
- Aura Spiritual Dari Pesantren Gemilang
- Alumni Beasiswa Bergerak untuk Kemandirian
- Rumah Roboh, Komarudin Dapat Bantuan
- DD Santuni Keluarga Korban Demo
- Dompet Dhuafa Berbagi Masker Karhutla
- Yatim Jombang Dapat Donasi BCA
- IZI dan Toyobo Tebar Sembako
- Siswa Aliyah Galang Dana NTT
- Air Mata Himalaya
Yatim Jombang Dapat Donasi BCA

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Nucare.id
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya menjadi ruang pertemuan dan konsolidasi organisasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menghadirkan kepedulian bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 365 anak yatim dari berbagai madrasah dan sekolah di kawasan Tambakberas, Jombang, menerima santunan yang disalurkan NU Care-LAZISNU PBNU bersama BCA pada pekan lalu.
Penyaluran bantuan berlangsung di kawasan selatan Makam Mbah Wahab, Pondok Pesantren Tambakberas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen NU Care-LAZISNU untuk menghadirkan manfaat sosial di tengah pelaksanaan Muktamar. Dengan demikian, kehadiran Muktamar turut dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Manajer Pendistribusian dan Pendayagunaan NU Care-LAZISNU PBNU, Dinny Farwita, menjelaskan bahwa santunan anak yatim tersebut merupakan bagian dari program NU Care Damai yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama BCA. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang dihadirkan bersamaan dengan momentum Muktamar ke-35 NU.
Baca Lainnya :
- Warga Bandung Dapat Bantuan Sumur Bor 0
- Dhuafa Sleman Berdaya Berkat Domba 0
- DT Kembangkan Peternak Yogya 0
- Rumah Zakat Perkuat Pertanian Legok0
- Ratusan Makanan Dibagikan di Nagekeo0
“Ini merupakan santunan anak yatim dalam rangka Muktamar ke-35 NU. Melalui NU Care Damai, kami ingin momentum Muktamar juga membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang tinggal di sekitar Tambakberas,” ungkap dia.
Sebanyak 365 anak yatim ditetapkan sebagai penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi sejumlah kebutuhan mereka dan mengurangi beban yang harus ditanggung keluarga. Selain manfaat secara langsung, santunan juga diharapkan dapat memberikan dorongan kepada anak-anak untuk tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan anak-anak yatim dan keluarga mereka. Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar,” tutur dia.
Dalam proses penentuan penerima, ketua LAZISNU PCNU Jombang, Eka Susanti, turut menjelaskan bahwa penghimpunan data penerima manfaat berdasarkan rekomendasi guru serta jaringan NU yang berada di sekitar Tambakberas. Mekanisme tersebut dilakukan agar penyaluran dapat menjangkau anak-anak yang memang membutuhkan bantuan dan tinggal di lingkungan sekitar lokasi Muktamar.
“Penerima kami dapatkan melalui rekomendasi dari guru dan teman-teman NU di sekitar Tambakberas. Karena kawasan ini menjadi lokasi Muktamar, kami ingin masyarakat di sekitarnya juga merasakan manfaat dari momentum ini,” jelas dia
Salah seorang penerima santunan, Muhammad Ali, siswa kelas VI MI berusia 12 tahun yang tinggal di kawasan Tambakberas, mengaku senang dan bersyukur mendapatkan bantuan. Santunan tersebut rencananya akan digunakan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan sekolah ketika ia melanjutkan pendidikan ke jenjang MTs, termasuk membeli tas, pakaian, serta perlengkapan belajar lainnya.
“Rencananya untuk persiapan masuk MTs, membeli tas, baju, dan perlengkapan sekolah lainnya. Saya senang mendapatkan santunan ini. Semoga barokah,” tutur dia.
Kolaborasi NU Care-LAZISNU PBNU dan BCA melalui program tersebut memperlihatkan bahwa momentum Muktamar dapat sekaligus menjadi sarana memperluas manfaat sosial. Dukungan yang dihimpun melalui zakat, infak, sedekah, serta kontribusi para mitra diarahkan agar dapat dirasakan oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim.
Pelaksanaan santunan di Tambakberas menjadi salah satu wujud khidmah NU kepada masyarakat. Di tengah berlangsungnya agenda besar organisasi, perhatian terhadap lingkungan sekitar tetap menjadi bagian penting. Dari kegiatan tersebut, harapannya kebaikan dapat terus menguatkan anak-anak yatim untuk menatap pendidikan dan masa depan dengan lebih optimistis.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.nucare.id










.png)
.png)