- Media Gerakkan Kebaikan via Jurnalisme Filantropi
- Lilawangsa Run Himpun Donasi Rumah Ibadah
- Elon Musk Siap Donasikan Seluruh Kekayaan
- Baznas Bantu Pemberdayaan Pesantren Rp871 Juta
- Baitul Mal Aceh Tengah Bantu Alkes Warga Dhuafa
- Dibuka, Beasiswa Kalla 2026
- UE Luncurkan Program Pengungsi Iklim
- Ikafe Unair Luncurkan Beasiswa
- Wakaf Masjid Istiqlal, Pertama Masuk BEI
- RZ Dorong Sudiyono Jadi Muzaki
RI Mulai Bangun Kampung Haji

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Pemerintah Indonesia memulai pembebasan lahan sebagai tahap awal pembangunan Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar penyediaan kawasan khusus bagi jamaah haji Indonesia.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, mengatakan lahan yang dibebaskan berada di kawasan Jabal Hindawiyah yang lokasinya dekat dengan Masjidil Haram. “Lokasinya sangat dekat Masjidil haram, nanti akan ada akses khusus, seperti tunnel (terowongan) agar jamaah tidak terganggu lalu lalang kendaraan dan jamaah lain,” ujarnya mengutip Antara, Kamis (30/4/2026).
Dia menambahkan, Kampung Haji akan dibangun di kawasan Jabal Hindawiyah dengan jarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan tiga tower yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.600 orang. Tower tersebut ditargetkan mulai digunakan pada musim haji tahun depan setelah pengelolaannya diambil alih oleh Danantara.
Baca Lainnya :
- NAZAS Nigeria Salurkan Zakat N77 Juta0
- Turki Gelar Doa Subuh Bela Palestina0
- PCIM Sudan Genjot Program Filantropi0
- PBNU: Zakat Solusi Krisis Global 0
- Ini Beasiswa BAZNAS untuk Kuliah di Malaysia0
Muhadjir menjelaskan proyek ini merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak masa Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Sudah 40 tahun kita bermimpi punya Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan,” kata Muhadjir.
Dalam pengembangannya, kawasan itu direncanakan memiliki ratusan tower hunian untuk menampung sebagian besar jamaah haji Indonesia. Dari total kebutuhan lahan sekitar 84 hektare, saat ini sekitar 54 hektare sedang dalam proses pembebasan.
Muhadjir menegaskan pendanaan proyek tidak akan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembiayaan akan dilakukan melalui skema investasi yang dikelola Danantara dengan melibatkan investor, termasuk dari Arab Saudi. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tambahan pendanaan sekitar Rp1,7 triliun guna menutup kebutuhan operasional tanpa membebani jamaah.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com











.png)
.png)