- Ibadah Qurban: Lebih dari Sekadar Menyembelih
- Sedekah Kreatif yang Bisa Dilakukan Siapa Saja
- Beasiswa Dian Sastro Kuliah Gratis
- Persis Luncurkan Qurban Super Barokah
- PCIM Sudan Genjot Program Filantropi
- DD Salurkan Kurban ke Wilayah Bencana
- Wahdah Gercep Bantu Korban Kebakaran
- Zakat Rp 1 M Berdayakan Dhuafa Gorontalo
- Beasiswa BAZNAS Cetak Generasi Emas
- Kemenag Perkuat Peran Amil
PCIM Sudan Genjot Program Filantropi

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Times.id
Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan dakwah dan aksi kemanusiaan melalui pelaksanaan berbagai program unggulan yang berorientasi pada manfaat jangka panjang. Program-program tersebut dikelola secara strategis oleh Majelis Filantropi sebagai upaya menghadirkan amal jariyah yang berkelanjutan.
Pada tahap awal, PCIM Sudan memfokuskan implementasi pada tiga program utama, yakni bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Sudan, penguatan ketahanan pangan di Pesantren Ainul Yakin guna mendukung kemandirian dan keberlanjutan pendidikan, serta pengembangan forum wakaf dan perintisan pesantren sebagai fondasi ekosistem pendidikan dan ekonomi berbasis wakaf.
Ketua PCIM Sudan, Rif’an Ali Hafidz, menegaskan bahwa seluruh aktivitas program harus berlandaskan nilai ibadah dan orientasi akhirat. “Apa yang sedang kita perjuangkan dan kita lakukan saat ini, semoga benar-benar kita niatkan sebagai bentuk amal jariyah untuk bekal kita di akhirat. Kita semua memahami bahwa masing-masing dari kita memiliki kesibukan dan tanggung jawab pribadi," ujar dia secara daring pada Rabu (15/4/26).
Baca Lainnya :
- PBNU: Zakat Solusi Krisis Global 0
- Ini Beasiswa BAZNAS untuk Kuliah di Malaysia0
- RI Dorong Transformasi Digital di Global WaqfTech0
- IHH Turkiye Tebar Bantuan ke Berbagai Penjuru Dunia0
- IHH Bantu 3,3 Juta Warga di 66 Negara0
Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak menjadikan setiap pergerakan dan program yang ada di PCM ini sebagai ladang amal, sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. "Jika pun dalam perjalanannya kita belum mendapatkan balasan di dunia, maka jangan sampai hal itu mengurangi semangat kita. Justru harapannya, Allah yang akan membalas segala usaha dan keikhlasan tersebut dengan balasan yang jauh lebih baik di akhirat kelak. Dan tentu, jika Allah berikan balasan di dunia, itu adalah bonus dari-Nya. Namun yang utama, mari kita luruskan niat bahwa semua ini kita lakukan semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkap dia.
Sebagai langkah lanjutan, PCIM Sudan bersama pesantren rintisannya akan menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan bank syariah nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat aspek kelembagaan serta pembiayaan program, khususnya dalam pengembangan wakaf produktif.
Selain itu, PCIM Sudan juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Forum Wakaf yang direncanakan berlangsung pada Juli atau Agustus mendatang. Forum tersebut akan menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk merumuskan model wakaf yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perintisan pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan umat.
Melalui berbagai inisiatif ini, PCIM Sudan berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus membangun fondasi amal jariyah yang berdampak luas, baik di dunia maupun di akhirat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.times.id









.jpg)
.png)
.png)