Etana Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional

By Amalina Mahmudah 04 Jun 2026, 08:38:12 WIB Nasional
Etana Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional

Pengembangan inovasi vaksin dari perusahaan biofarmasi Indonesia terus mendorong kemandirian kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Director of Vaccine and Anti Infectious Business Unit Etana, Indra Lamora, mengatakan bahwa Etana terus berkomitmen memberikan kontribusi dalam meningkatkan cakupan imunisasi masyarakat Indonesia melalui hadirnya inovasi vaksin yang berkualitas dan relevan.

“Melalui pengembangan vaksin HPV, produksi lokal PCV-13, serta kehadiran vaksin meningitis yang kini telah resmi kami luncurkan, kami ingin berkontribusi nyata dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas hidup masyarakat,” kata dia dalam keterangan pers yang diterima, Rabu.

Baca Lainnya :

Pengembangan vaksin dilakukan Etana, khususnya pada vaksin Human Papillomavirus (HPV), sebagai solusi strategis dalam pencegahan kanker serviks yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia.

Selain itu, vaksin PCV-13 juga telah diproduksi di dalam negeri untuk mencegah pneumonia pada anak dan telah menjadi bagian dari program imunisasi nasional pemerintah Indonesia.

Inovasi tersebut menjadi langkah konkret dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia pada anak. Saat ini, Etana juga telah memperluas portofolio vaksinnya dengan menghadirkan vaksin meningitis untuk mendukung kebutuhan imunisasi masyarakat luas, termasuk kelompok berisiko, serta mendukung kelancaran ibadah bagi jemaah haji maupun umrah.

Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan yang paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Keberhasilan program imunisasi membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah, tenaga kesehatan, institusi riset, dan berbagai pemangku kepentingan agar distribusi serta pemanfaatan vaksin berjalan optimal.

Etana juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, sekaligus mendukung kemandirian vaksin nasional melalui produk yang telah memenuhi standar sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Selain itu, inovasi vaksin juga perlu memiliki standar global terkait kualitas, keamanan, dan efikasi produk. Hal ini penting untuk memastikan inovasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi regulasi nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.kalteng.antaranews.com
Foto: Dok.kalteng.antaranews.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment