- Xi: Palestina Kunci Damai Timur Tengah
- LPDP Rp100 M, Jakarta Siapkan 50 Beasiswa
- DD Berdayakan Kampung Susu
- RZ Siapkan Pos Segar Petugas Karhutla
- Baznas Agam Salurkan Zakat Rp188 Juta
- Mustahik Jateng Dikawal KUA Lumbir
- Akulaku Bantu Penyintas Gempa NTT
- Mustahik Jambi Mandiri Berkat ZChicken
- Pemerintah Dorong Optimalisasi Filantropi
- Malaysia Luncurkan MyANGKASA Plus
Baznas Agam Salurkan Zakat Rp188 Juta

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rri.go.id
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Agam menyalurkan zakat Rp188.785.000 kepada 92 mustahik. Bantuan disalurkan di Masjid Agung Nurul Falah Lubuk Basung, Sumbar, Selasa (8/9/2026).
Wakil Ketua Bidang II BAZNAS Kabupaten Agam, Irsyadul Ubad, mengatakan bantuan disalurkan melalui lima program. Program tersebut meliputi Agam Makmur, Agam Peduli, Agam Cerdas, Agam Sehat, dan Agam Taqwa.
Bantuan diberikan untuk mengoptimalkan pendayagunaan zakat bagi penerima yang membutuhkan. Penyaluran diharapkan mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Potensi Zakat Sidoarjo Rp2,2 T0
- Ratusan Mustahik Banda Aceh Dapat Zakat0
- Baznas Jambi Nikahkan Puluhan Mustahik0
- Yatim Jombang Dapat Donasi BCA 0
- Warga Bandung Dapat Bantuan Sumur Bor 0
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Agam bersama Dinas Pertanian Kabupaten Agam menandatangani Nota Kesepahaman. Kesepakatan itu terkait Sinergi Pemberdayaan dan Peningkatan Kesejahteraan Petani melalui Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah.
Nota Kesepahaman ditandatangani Ketua BAZNAS Kabupaten Agam Isman Imran dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Heri Prasetyo Wibowo, SP. Kerja sama diarahkan membantu petani yang memenuhi kriteria mustahik dan masyarakat rentan.
Program tersebut mencakup pengembangan usaha pertanian produktif dan peningkatan kapasitas penerima manfaat. Selain itu, program meliputi pendampingan serta penguatan akses usaha dan pemasaran.
Dalam sambutan Bupati Agam, Dandi Pribadi menyampaikan penyaluran zakat dilakukan secara berkala. Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan itu menyebut prosesnya melalui verifikasi.
Verifikasi melibatkan perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
“Bantuan modal usaha yang disalurkan bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berekonomi lemah. Bantuan diharapkan mendorong masyarakat berusaha dan mandiri serta terbebas dari kemiskinan,” ujar dia.
Dandi menegaskan dana yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah para muzaki. Dana tersebut berasal dari pegawai Pemerintah Kabupaten Agam maupun masyarakat secara individu.
Karena itu, pengelolaan dana harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Penyalurannya juga harus dilakukan kepada penerima yang tepat sesuai ketentuan.
Selain penyaluran zakat, kegiatan tersebut diisi dukungan dari sejumlah daerah untuk masyarakat Kabupaten Agam. BAZNAS Kalimantan Selatan menyerahkan paket perlengkapan sekolah melalui gerakan “Dari Masyarakat Kalsel untuk Masyarakat Sumbar”.
Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, juga memberikan bantuan penanganan bencana senilai Rp100 juta. Bantuan tersebut diterima Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian antardaerah. Bantuan ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial dan kebencanaan.
Pemerintah Kabupaten Agam mengapresiasi kontribusi BAZNAS serta dukungan masyarakat dan pemerintah daerah dari berbagai wilayah. Kolaborasi diharapkan terus diperkuat agar zakat semakin produktif meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
Upaya tersebut juga diharapkan membantu mengurangi kemiskinan di Kabupaten Agam. Pendayagunaan zakat secara produktif dinilai penting untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rri.go.id










.png)
.png)