LPDP Rp100 M, Jakarta Siapkan 50 Beasiswa

By Revolusioner 15 Sep 2026, 07:23:57 WIB Z-Academy
LPDP Rp100 M, Jakarta Siapkan 50 Beasiswa

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Kompas.com


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menjalankan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta. Hal itu ditandai dengan terbitnya aturan terkait program tersebut yakni Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 20 Tahun 2026. Aturan ini juga sudah ditanda tangani oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Pak Gubernur baru saja menandatangani Pergub 20/2026. Ini Pergub yang mengatur pembentukan LPDP Jakarta. Beasiswa untuk yang berprestasi, agar bisa melanjutkan kuliah hingga S-2 dan S-3, di kampus terbaik di dunia," kata Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta Yustinus Prastowo dikutip dari akun X resminya, Senin (14/9/2026).

Prastowo menjelaskan, pergub ini ditulis oleh Pramono sebagai orang nomor satu di Jakarta bersama wakilnya Rano Karno demi mewujudkan visi memutus rantai ketidakberuntungan.

Baca Lainnya :

Tidak hanya itu, kata Prastowo, Pergub itu juga memperkuat tata kelola Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) agar lebih tepat sasaran, tepat manfaat dan selaras dengan visi Kota Global.

Prastowo juga mengingatkan, bagi para orangtua yang sedang memastikan anaknya menjadi penerima KJP dan KJMU untuk jangan khawatir. Sebab saat ini sedang berproses verifikasi. "Pastikan data Anda sesuai dan segera lakukan pemutakhiran," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan program beasiswa LPDP versi Jakarta mulai dijalankan pada 2027. Program tersebut disiapkan untuk membiayai warga Jakarta yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor (S3) di luar negeri.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, anggaran program itu telah dimasukkan dalam rancangan APBD 2027 dengan nilai sekitar Rp 100 miliar.

"Yang LPDP ini sudah masuk pada anggaran dengan skema beasiswa. Jadi untuk LPDP ini untuk S2 dan S3 di luar negeri. Anggarannya sudah dirancang, ini ada Rp 99,9 sekian miliar," kata Nahdiana dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/7/2026).

Nahdiana menjelaskan, program tersebut merupakan kerja sama perdana antara Pemprov DKI Jakarta dengan LPDP Pusat. Karena itu, pihaknya masih terus berkoordinasi untuk mematangkan mekanisme pelaksanaan dan proses seleksinya.

Ia menyebutkan, berdasarkan rancangan awal, beasiswa itu diproyeksikan untuk 70 mahasiswa jenjang S2 dan 30 mahasiswa jenjang S3. "Yang diproyeksikan itu diterima untuk 100 orang penerima, tergantung nanti seleksi. Ini akan jalan di 2027," ujar dia. Ia menambahkan, terdapat 11 negara tujuan studi yang masuk dalam pembahasan bersama LPDP Pusat.

Rp100 M untuk 50 Beasiswa

Anggaran Rp 100 miliar diproyeksikan untuk membiayai 50 orang penerima beasiswa. Program studi yang dipilih nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan di Jakarta. Sebelas negara tersebut yakni Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Prancis, Singapura, Tiongkok, dan Rusia.

"Ini masih terus kami berkoordinasi dengan OPD terkait dan LPDP pusat. Jadi anggarannya sudah ada di rancangan-rancangan 2027," ucap Nahdiana. Dikonfirmasi terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut anggaran Rp 100 miliar diproyeksikan untuk membiayai 50 orang.

Menurut dia, anggaran sekitar Rp 100 miliar tidak akan cukup untuk membiayai 100 penerima karena kebutuhan biaya pendidikan setiap mahasiswa mencapai sekitar Rp 2 miliar. "Memang untuk 50 orang, bukan 100 100-nya itu Rp 100 miliar. Jumlahnya Rp 100 miliar. Berdasarkan hasil diskusi dengan LPDP Pusat, satu anak itu kebutuhannya kurang lebih Rp 2 miliar sebenarnya. Jadi, nanti yang rencana akan kita berangkatkan itu antara 50 sampai dengan 75 anak, jadi bukan 100," ucap Pramono.

Kontributor: Raeihan

Editor: MAS

Sumber: www.kompas.com 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment