- Xi: Palestina Kunci Damai Timur Tengah
- LPDP Rp100 M, Jakarta Siapkan 50 Beasiswa
- DD Berdayakan Kampung Susu
- RZ Siapkan Pos Segar Petugas Karhutla
- Baznas Agam Salurkan Zakat Rp188 Juta
- Mustahik Jateng Dikawal KUA Lumbir
- Akulaku Bantu Penyintas Gempa NTT
- Mustahik Jambi Mandiri Berkat ZChicken
- Pemerintah Dorong Optimalisasi Filantropi
- Malaysia Luncurkan MyANGKASA Plus
Mustahik Jateng Dikawal KUA Lumbir

Keterangan Gambar : Foto: Dok. KUA Lumbir Jateng
Sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan ekonomi, Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir, Umi Rofikoh, melakukan pendampingan terhadap calon penerima manfaat program mustahik produktif berupa bantuan modal usaha dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan zakat tidak hanya diterima sebagai bantuan jangka pendek, tetapi dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui program mustahik produktif, zakat diharapkan dapat menjadi sarana pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima bantuan dan keluarganya.
Baca Lainnya :
- Mustahik Jambi Mandiri Berkat ZChicken 0
- MUI: Mualaf Penggerak Kebaikan0
- Ini Tolok Ukur Mustahik Menuju Muzaki0
- Baznas Tegal: Rp1,1 M untuk 2.340 Mustahik0
- Ada Beasiswa Kuliah di China untuk HST 0
Dalam kegiatan tersebut, Umi Rofikoh memberikan pendampingan kepada calon penerima manfaat, termasuk memastikan kesiapan serta kebutuhan usaha yang akan dikembangkan. Pendampingan juga dilakukan dengan mendengarkan kondisi, harapan, dan rencana usaha mustahik agar bantuan modal dapat digunakan secara tepat dan sesuai kebutuhan.
Salah satu calon penerima manfaat, Marngah, warga Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, mengaku terharu dan bahagia setelah memperoleh kabar mengenai bantuan modal usaha dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Bantuan tersebut menjadi tambahan dukungan bagi dia untuk melanjutkan sekaligus mengembangkan usaha yang selama ini dijalankan.
Marngah bersyukur atas bantuan modal yang diterima karena dinilai dapat mendukung keberlangsungan usahanya. Tambahan modal tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta menambah kemampuan memperoleh penghasilan.
"Saya merasa sangat terharu dan bahagia mendapatkan bantuan tambahan modal ini. Bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah sangat berarti bagi saya. Semoga modal ini dapat saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha dan memenuhi kebutuhan keluarga," ungkap Marngah.
Pendampingan yang dilakukan Penyuluh Agama Islam KUA Lumbir menunjukkan bahwa tugas penyuluh tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keagamaan, tetapi juga mencakup kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini, penyuluh berperan sebagai penghubung antara program keumatan, lembaga zakat, dan masyarakat penerima manfaat agar penyaluran zakat dapat memberikan dampak yang lebih nyata.
Program mustahik produktif memiliki tujuan untuk mendorong penerima bantuan agar secara bertahap mampu meningkatkan taraf kehidupannya. Bantuan modal usaha tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga menjadi bentuk kepercayaan dan dorongan kepada mustahik agar dapat membangun usaha yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.
Sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KUA Lumbir, dan masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat memperluas dampak program tersebut. Pendampingan secara berkelanjutan juga diperlukan agar bantuan yang diberikan dapat berkembang menjadi sumber penghasilan yang produktif.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan besarnya dimensi sosial dalam pengelolaan zakat. Apabila dikelola secara amanah, tepat sasaran, dan berorientasi pada pemberdayaan, zakat tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mustahik untuk bangkit, mengembangkan usaha, dan mencapai kemandirian ekonomi.
Dengan semangat kepedulian, kolaborasi, dan pemberdayaan, KUA Lumbir berkomitmen mendukung berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan modal usaha dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah diharapkan menjadi langkah awal bagi perkembangan usaha, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta terciptanya masyarakat yang semakin mandiri dan berdaya.
Kontributor: Tia Lestari
Editor: MAS
Sumber: www.sibawor.org











.png)
.png)