UIN Jakarta Bantu Korban Bencana Sumatra

By Revolusioner 05 Feb 2026, 10:00:44 WIB Z-Academy
UIN Jakarta Bantu Korban Bencana Sumatra

Keterangan Gambar : Foto: Dok. www.uinjkt.ac.id


Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga di sejumlah wilayah Sumatera. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui Social Trust Fund (STF) selaku lembaga kemanusiaan UIN Jakarta, dengan melibatkan tiga perguruan tinggi keagamaan negeri mitra, yaitu IAIN Takengon (Aceh Tengah), IAIN Mandailing Natal (Sumatera Utara), serta UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi (Sumatera Barat).

Bantuan disalurkan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah terdampak. Jenis bantuan yang diberikan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana, perlengkapan pendidikan, alat-alat kebersihan, hingga pendampingan psikososial bagi anak-anak korban bencana.

Penyaluran Bantuan di Aceh Tengah

Baca Lainnya :

Di Kabupaten Aceh Tengah, bantuan disalurkan kepada warga yang terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda hampir seluruh wilayah kabupaten tersebut. Dari 14 kecamatan yang ada, sebagian besar mengalami dampak cukup serius, baik terhadap permukiman warga maupun akses transportasi. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Minggu (25/01/26).

Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, menyampaikan bahwa bantuan dari UIN Jakarta sangat berarti bagi masyarakat yang hingga kini masih berada dalam kondisi darurat. Bantuan yang diterima mencakup beras, minyak goreng, kebutuhan pokok lainnya, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan pascabanjir, peralatan memasak, serta sekitar 300 kaleng rendang sebagai makanan siap saji. Selain itu, terdapat pula bantuan dana sekitar Rp40 juta yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan logistik darurat dan dikemas dalam bentuk paket bantuan.

Distribusi bantuan dilakukan ke tujuh titik di lima kecamatan, termasuk wilayah yang berjarak hingga 70 kilometer dari pusat kota dengan akses yang cukup menantang. Proses penyaluran melibatkan pimpinan, staf, dan mahasiswa IAIN Takengon yang turun langsung ke lapangan. Di beberapa lokasi, tim harus melewati medan sulit dan menyeberang dengan perlengkapan pengaman agar bantuan dapat sampai kepada warga.

Prof. Ridwan menambahkan bahwa keterbatasan akses terhadap pangan dan kebutuhan dasar masih dirasakan masyarakat pascabencana. Antusiasme serta rasa haru terlihat dari warga saat bantuan tiba di lokasi pengungsian maupun permukiman sementara.

Penyaluran Bantuan di Tapanuli Tengah

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, bantuan kemanusiaan disalurkan melalui IAIN Mandailing Natal kepada warga terdampak banjir di Desa Sipange dan Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, pada Jumat (9/01/26).

Bantuan yang diberikan berupa 200 paket sembako, 200 paket perlengkapan mandi, serta 55 tas sekolah. Penyaluran dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari pimpinan IAIN Mandailing Natal, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Ketua STAIN Mandailing Natal, Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan anak-anak yang tetap harus melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan. Menurutnya, sebagian masyarakat masih tinggal di pengungsian akibat kerusakan rumah yang cukup parah, sementara anak-anak tetap dituntut untuk bersekolah. Oleh karena itu, bantuan sembako dan perlengkapan sekolah menjadi sangat berarti dalam mendukung keberlangsungan pendidikan pascabencana.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini warga Desa Sipange masih menempati lokasi pengungsian karena belum tersedia hunian sementara. Sementara itu, warga Desa Hutanabolon mulai kembali ke rumah masing-masing meski masih menghadapi kendala berupa endapan lumpur tebal di lingkungan permukiman. Masyarakat setempat berharap adanya bantuan lanjutan, terutama berupa alat kebersihan, peralatan memasak, serta dukungan alat berat untuk mempercepat pemulihan lingkungan.

Penyaluran Bantuan di Kabupaten Agam

Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bantuan dari UIN Jakarta disalurkan melalui UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan fokus tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada pemulihan kondisi psikologis anak-anak korban bencana galodo.

Bantuan dana sebesar Rp20 juta digunakan untuk pengadaan perlengkapan serta pelaksanaan kegiatan trauma healing bagi anak-anak di Nagari Toboh Malalak dan Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Kegiatan trauma healing dilaksanakan pada 15 Januari 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Toboh Malalak dan pada 22 Januari 2026 di SD Kayu Pasak Salareh Aia.

Program tersebut dilaksanakan oleh Tim LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi bersama dosen dan mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling sebagai upaya membantu anak-anak memulihkan rasa aman dan mengurangi trauma pascabencana.

Ketua LP2M UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Muhiddinur Kamal, M.Pd, mengungkapkan bahwa kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, sangat memprihatinkan. Ia menjelaskan bahwa banyak anak mengalami trauma mendalam dan menunjukkan ketakutan saat cuaca mulai mendung atau turun hujan ringan. Melalui kegiatan trauma healing, pihaknya berupaya membantu anak-anak kembali merasa aman dan berani menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Selain pendampingan psikososial, tim juga menyalurkan bantuan sembako serta menyoroti kebutuhan mendesak akan perlengkapan sekolah, mengingat banyak anak kehilangan alat belajar akibat bencana, sementara proses pendidikan harus tetap berjalan.

Kontributor: Daffa Atha
Editor: MAS
Sumber: www.uinjkt.ac.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment