- Rp22 M Beasiswa Baznas-MUI untuk Palestina
- Dukung Palestina, MUI: Lawan Genosida
- Prof. Harris Wakaf Tanah Rumah Tahfiz
- Amil BAZNAS Banten Makin Kompeten
- Negara dan Penghimpunan Zakat Wadiah
- Hari Mangrove, RZ Tanam 3.000 Pohon
- Gubsu Salur Zakat untuk Bedah Rumah
- Zakat Pajak Perlu Dialog Lintas Sektor
- Zakat Pengurang Pajak Butuh Dua Solusi
- BWI Cari Solusi Status Wakaf Blangpadang
Prof. Harris Wakaf Tanah Rumah Tahfiz

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Antaranews.com
Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., menyatakan komitmennya mewakafkan sebidang tanah untuk pembangunan Rumah Tahfiz Syekh Yusuf yang akan dikelola Yayasan Syekh Yusuf Al-Makassari, pada Sabtu (25/7/2026) di Kompleks Masjid Syekh Yusuf, Katangka, Kabupaten Gowa, Sulsel.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari ke-3 yang mengusung tema "Menjaga Tauhid, Merawat Persatuan, Menerangi Peradaban".
Menurut dia, wakaf tanah itu akan dituangkan dalam akta notaris sebelum diserahkan kepada Yayasan Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan.
Baca Lainnya :
- Amil BAZNAS Banten Makin Kompeten0
- Negara dan Penghimpunan Zakat Wadiah0
- Hari Mangrove, RZ Tanam 3.000 Pohon 0
- Gubsu Salur Zakat untuk Bedah Rumah 0
- Zakat Pajak Perlu Dialog Lintas Sektor0
Selain menyampaikan komitmen wakaf, Harris yang menjadi salah satu inisiator penyelenggaraan Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari mengatakan peringatan haul merupakan momentum untuk meneladani perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan Syekh Yusuf.
"Nilai-nilai yang diwariskan Syekh Yusuf, seperti persatuan, toleransi, dan pengabdian kepada bangsa, harus tetap dijaga dan diteruskan kepada generasi muda sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar dia pada Minggu (26/7/2026).
Ia menilai Syekh Yusuf tidak hanya dikenal sebagai ulama, tetapi juga sebagai pejuang yang menunjukkan keteguhan iman, keluasan ilmu, dan pengorbanan demi kemaslahatan umat.
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari ke-3 dihadiri sekitar 1.500 jamaah dan tamu undangan dari berbagai daerah. Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (Jampidum) Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H., Ketua DPRD Sulawesi Selatan Rachmatika Dewi, mantan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dan mantan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.
Syekh Yusuf Al-Makassari lahir di Gowa pada 1626. Kiprahnya dalam menyebarkan Islam dan perjuangan melawan penjajahan menjangkau Sri Lanka hingga Afrika Selatan. Perjuangannya juga mendapat pengakuan internasional, termasuk dari Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela yang menyebut Syekh Yusuf sebagai salah satu tokoh inspiratif dalam perjuangan melawan ketidakadilan dan apartheid.
Rangkaian Haul Akbar ditutup dengan ziarah ke makam Syekh Yusuf Al-Makassari (Tuanta Salamaka) yang diikuti ratusan jamaah untuk memanjatkan doa.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com

.jpg)








.png)
.png)