Masjid PB Soedirman dan Lazismu Galang Dana untuk Sumatra

By Revolusioner 29 Jan 2026, 09:34:01 WIB LAZ
Masjid PB Soedirman dan Lazismu Galang Dana untuk Sumatra

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Lazismu.org


Pendidikan karakter tidak hanya dibentuk melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui sikap nyata seperti empati, kepedulian, dan semangat saling menolong. Nilai-nilai tersebut dipraktikkan langsung oleh peserta didik Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman (PB Soedirman), Cijantung, Jakarta, melalui aksi penggalangan dana bagi penyintas banjir di Sumatera.

Dari kegiatan tersebut, dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp261.305.474. Dana tersebut berasal dari infak dan sedekah siswa-siswi jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, serta para guru dan karyawan di lingkungan yayasan yang berada di Jakarta dan Bekasi. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman, Endang Titiek Soerjandari, pada Rabu (28/1/2026) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.

Endang menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar yayasan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh. Ia juga mengungkapkan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di wilayah tersebut.

Baca Lainnya :

Menurutnya, ajaran Islam menekankan pentingnya saling tolong-menolong sebagai landasan dalam menghadapi ujian dan musibah. Semangat inilah yang mendorong seluruh warga yayasan untuk berbagi dan saling menguatkan, khususnya kepada masyarakat di Sumatera yang telah menghadapi bencana sejak November tahun lalu.

Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan melalui Lazismu. Endang menjelaskan, keterlibatan langsung siswa-siswi dalam proses penyerahan donasi bertujuan agar peserta didik memahami nilai kebersamaan dan kepedulian sosial secara nyata. Dengan demikian, pendidikan karakter tidak berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam tindakan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi penyambung harapan. Endang juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin dengan Lazismu yang dinilai amanah dan profesional dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman. Ia memastikan bahwa donasi kemanusiaan untuk penyintas di Aceh dan Sumatera akan segera disalurkan. Sejak November, Lazismu telah berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan berbagai pihak untuk menerjunkan relawan ke wilayah terdampak.

Mujadid Rais juga menyampaikan bahwa sebelumnya yayasan tersebut telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina melalui Lazismu. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan menggandeng berbagai pihak melalui jalur Yordania dan Mesir. Saat ini, Lazismu memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sementara penyaluran bantuan di Aceh masih terus berlangsung.

Langkah edukatif yang dilakukan Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman dalam mengimplementasikan pendidikan karakter mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang diwakili Arif Jamali Muis. Ia menilai bahwa praktik nyata yang dilakukan guru, siswa, dan pengurus yayasan jauh lebih bermakna dalam membangun karakter peserta didik.

Menurut Arif, nilai kemanusiaan dan ajaran agama tentang tolong-menolong merupakan inti dari pendidikan karakter yang seharusnya tidak berhenti pada aspek kognitif semata. Pendidikan karakter, lanjutnya, perlu dihayati dan diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan siswa yang diajak menyaksikan langsung proses penyerahan donasi kepada Lazismu. Hal tersebut dinilai sebagai pembelajaran penting agar peserta didik memahami peran Muhammadiyah serta kerja-kerja kemanusiaan yang dijalankan secara profesional.

Sementara itu, salah satu siswi SMA Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman, Arina Maharani, menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut dilandasi oleh rasa empati dan kepedulian terhadap penyintas banjir di Sumatera. Ia memberikan semangat kepada anak-anak terdampak bencana agar tidak putus asa, terutama dalam hal pendidikan.

Secara simbolis, penyerahan donasi kemanusiaan dari Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman kepada Lazismu disaksikan oleh para guru, pengurus yayasan, siswa-siswi, serta jajaran pimpinan Lazismu Pusat, di antaranya Wakil Badan Pengurus Lazismu Pusat Barry Adhitya, Direktur Utama Lazismu Pusat Ibnu Tsani, dan Direktur Fundraising Lazismu Pusat Mochamad Sholeh Farabi.

Kontributor: Cahya Shinta

Editor: MAS

Sumber: Lazismu.org




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment