- Kemenimipas Bantu Penyintas Banjir di Padang
- Lazismu Terapkan Tata Kelola Profesional Zakat Produktif
- Lazismu Jember Perkuat Kolaborasi Penghimpunan
- Masjid PB Soedirman dan Lazismu Galang Dana untuk Sumatra
- Zakat Sukses dan PT Agrinas Bantu Penyintas Banjir Cilegon
- Komunitas Musik Indie Bantu Sumatra via DD
- LAZ Persada Salurkan Beras ke Panti Yakarim
- Lazismu Buka Kantor Layanan di Metro
- Persis Peduli Evakuasi Korban Longsor Cisarua
- Relawan Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Darurat di Aceh
Masjid PB Soedirman dan Lazismu Galang Dana untuk Sumatra

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Lazismu.org
Pendidikan karakter tidak
hanya dibentuk melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga
diwujudkan melalui sikap nyata seperti empati, kepedulian, dan semangat saling
menolong. Nilai-nilai tersebut dipraktikkan langsung oleh peserta didik Yayasan
Masjid Panglima Besar Soedirman (PB Soedirman), Cijantung, Jakarta, melalui
aksi penggalangan dana bagi penyintas banjir di Sumatera.
Dari kegiatan
tersebut, dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp261.305.474. Dana
tersebut berasal dari infak dan sedekah siswa-siswi jenjang TK, SD, SMP, SMA,
dan SMK, serta para guru dan karyawan di lingkungan yayasan yang berada di
Jakarta dan Bekasi. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Masjid Panglima Besar
Soedirman, Endang Titiek Soerjandari, pada Rabu (28/1/2026) di Gedung Pusat
Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.
Endang menyampaikan
bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar yayasan kepada
masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh. Ia
juga mengungkapkan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang
menimpa saudara-saudara di wilayah tersebut.
Baca Lainnya :
- Zakat Sukses dan PT Agrinas Bantu Penyintas Banjir Cilegon0
- Komunitas Musik Indie Bantu Sumatra via DD0
- LAZ Persada Salurkan Beras ke Panti Yakarim0
- Lazismu Pekanbaru Salurkan School Kit0
- Lazismu Riau Kirim Bantuan ke Aceh Tamiang0
Menurutnya, ajaran
Islam menekankan pentingnya saling tolong-menolong sebagai landasan dalam
menghadapi ujian dan musibah. Semangat inilah yang mendorong seluruh warga
yayasan untuk berbagi dan saling menguatkan, khususnya kepada masyarakat di
Sumatera yang telah menghadapi bencana sejak November tahun lalu.
Bantuan kemanusiaan
tersebut disalurkan melalui Lazismu. Endang menjelaskan, keterlibatan langsung
siswa-siswi dalam proses penyerahan donasi bertujuan agar peserta didik
memahami nilai kebersamaan dan kepedulian sosial secara nyata. Dengan demikian,
pendidikan karakter tidak berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam
tindakan.
Ia berharap bantuan
tersebut dapat meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi penyambung
harapan. Endang juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini
terjalin dengan Lazismu yang dinilai amanah dan profesional dalam menyalurkan
bantuan kemanusiaan.
Ketua Badan Pengurus
Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan terima kasih atas
kepercayaan Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman. Ia memastikan bahwa donasi
kemanusiaan untuk penyintas di Aceh dan Sumatera akan segera disalurkan. Sejak
November, Lazismu telah berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management
Center (MDMC) dan berbagai pihak untuk menerjunkan relawan ke wilayah
terdampak.
Mujadid Rais juga
menyampaikan bahwa sebelumnya yayasan tersebut telah menyalurkan bantuan
kemanusiaan untuk Palestina melalui Lazismu. Penyaluran dilakukan secara
bertahap dengan menggandeng berbagai pihak melalui jalur Yordania dan Mesir.
Saat ini, Lazismu memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera
Utara dan Sumatera Barat, sementara penyaluran bantuan di Aceh masih terus
berlangsung.
Langkah edukatif
yang dilakukan Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman dalam
mengimplementasikan pendidikan karakter mendapat apresiasi dari Kementerian
Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang diwakili Arif Jamali Muis.
Ia menilai bahwa praktik nyata yang dilakukan guru, siswa, dan pengurus yayasan
jauh lebih bermakna dalam membangun karakter peserta didik.
Menurut Arif, nilai
kemanusiaan dan ajaran agama tentang tolong-menolong merupakan inti dari
pendidikan karakter yang seharusnya tidak berhenti pada aspek kognitif semata.
Pendidikan karakter, lanjutnya, perlu dihayati dan diterapkan secara langsung
dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga
mengapresiasi keterlibatan siswa yang diajak menyaksikan langsung proses penyerahan
donasi kepada Lazismu. Hal tersebut dinilai sebagai pembelajaran penting agar
peserta didik memahami peran Muhammadiyah serta kerja-kerja kemanusiaan yang
dijalankan secara profesional.
Sementara itu,
salah satu siswi SMA Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman, Arina Maharani,
menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut dilandasi oleh rasa empati dan
kepedulian terhadap penyintas banjir di Sumatera. Ia memberikan semangat kepada
anak-anak terdampak bencana agar tidak putus asa, terutama dalam hal
pendidikan.
Secara simbolis, penyerahan donasi kemanusiaan dari Yayasan Masjid Panglima Besar Soedirman kepada Lazismu disaksikan oleh para guru, pengurus yayasan, siswa-siswi, serta jajaran pimpinan Lazismu Pusat, di antaranya Wakil Badan Pengurus Lazismu Pusat Barry Adhitya, Direktur Utama Lazismu Pusat Ibnu Tsani, dan Direktur Fundraising Lazismu Pusat Mochamad Sholeh Farabi.
Kontributor: Cahya Shinta
Editor: MAS
Sumber: Lazismu.org

1.png)






.jpg)
.png)
.png)