- Persis Peduli Evakuasi Korban Longsor Cisarua
- Relawan Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Darurat di Aceh
- Lazismu Pekanbaru Salurkan School Kit
- Zakat dan Pendayagunaan Sektor Pendidikan
- Beasiswa Filantropi: Jalan Strategis Pemberdayaan dan Keadilan Pendidikan
- Fadhilah Zakat dan Sedekah pada Ramadhan 2026
- Filantropi Islam dan Tantangan Keberlanjutan Sosial
- Lazismu Riau Kirim Bantuan ke Aceh Tamiang
- PT Telkom dan LAZ Harfa Tanggulangi Stunting di Tiga Provinsi
- Rumah Zakat Pulihkan Fasilitas Sekolah di Kalsel
Relawan Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Darurat di Aceh

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Lazismu.org
Sisa lumpur banjir masih menutupi Desa Sunting, Kabupaten Aceh Tamiang. Di tengah kondisi tersebut, sekelompok relawan kemanusiaan dari Jawa Timur tampak aktif menghidupkan suasana belajar anak-anak di bawah tenda sederhana yang difungsikan sebagai sekolah darurat.
Para relawan tersebut merupakan kolaborasi dari MDMC Jawa
Timur, Lazismu Jawa Timur, serta akademisi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
(Umsida) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kehadiran mereka di lokasi
terdampak banjir bandang merupakan bagian dari misi kemanusiaan dalam Program
Indonesia Siaga.
Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian,
menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan Muhammadiyah yang mendampingi
anak-anak penyintas bencana. Apresiasi tersebut disampaikan saat ia meninjau
langsung kegiatan sekolah darurat di Desa Sunting, Jumat (23/1/2026). Ia
mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian MDMC Jawa Timur dalam
memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.
Baca Lainnya :
- IHH Kirim 13 Truk Bantuan untuk Korban Konflik di Sudan0
- PT Telkom dan LAZ Harfa Berdayakan Masyarakat lewat Ketahanan Pangan 0
- 2025, IHH Bantu Ribuan Yatim Lintas Negara0
- MUFG Bank dan Danamon Bantu Penyintas Bencana Sumatra 0
- Paragon dan RZ Siapkan Dapur Umum di Aceh Tamiang0
Urgensi kehadiran relawan ini diperkuat oleh hasil riset
lapangan yang menunjukkan besarnya dampak bencana. Sebanyak 438 kepala keluarga
terdampak di dua desa, yakni 203 KK di Desa Serba dan 235 KK di Desa Sunting.
Dari jumlah tersebut, terdapat kelompok rentan yang memerlukan perhatian
khusus, meliputi 96 balita dan 108 lansia.
Dukungan moril juga disampaikan oleh Sekretaris II TP PKK
Pusat, Susana Harijani, yang turut mendampingi kunjungan ke lokasi. Ia
menyatakan dukungannya terhadap kerja kolaboratif para relawan serta berharap
amal kemanusiaan tersebut mendapat balasan kebaikan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Sektor pendidikan menjadi fokus utama intervensi relawan
Jawa Timur. Data lapangan mencatat lima fasilitas pendidikan mengalami
kerusakan, termasuk satu unit Madrasah Ibtidaiyah swasta di Dusun Tanjung yang
rusak berat dengan kondisi atap roboh total. Sementara itu, sekolah lainnya
mengalami kerusakan sedang hingga kehilangan sarana belajar akibat terseret
banjir.
Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran tujuh tenaga
pendidik sukarela dari Muhammadiyah memastikan anak-anak tetap dapat belajar
meski dalam kondisi darurat. Aktivitas belajar dilakukan dengan durasi sekitar
dua jam per hari akibat cuaca ekstrem dan debu yang masih pekat, namun cukup
untuk menjaga rutinitas dan semangat anak-anak selama masa pemulihan.
Upaya ini turut diperkuat dengan pemenuhan sarana pendukung
pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, seperti penyaluran 200 paket School Kit,
penyediaan meja lipat, serta tikar untuk menunjang kenyamanan belajar.
Tidak hanya fokus pada pendidikan, kolaborasi relawan juga
mencakup layanan kesehatan rutin guna mencegah merebaknya penyakit, seperti
infeksi saluran pernapasan dan penyakit kulit yang mulai dialami para
pengungsi.
Melalui sinergi antara Lazismu Jawa Timur, MDMC, dan unsur
Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA), para relawan menunjukkan bahwa
aksi kemanusiaan yang tulus, kolaboratif, dan berbasis data mampu menjadi
kekuatan bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit serta merajut kembali
mimpi-mimpi yang sempat terhenti akibat bencana.
Kontributor: Wilsa
Editor: MAS
Sumber: Lazismu.org

1.png)






.jpg)
.png)
.png)