- Zakat sebagai Pengurang Pajak: Perspektif DSN-MUI untuk Kemaslahatan Bangsa
- CSR Biayai JKN 4.473 Warga Rentan
- Mesir Bela Palestina di Piala Dunia
- Lazismu Tebar Beasiswa ke 127 Pelajar DIY
- BRK Syariah Luncurkan Wakaf CWLD
- KUA Kembangkan Kampung Zakat
- MUI Dorong Zakat Pengurang Pajak
- Filantropi ZIS dan Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Reformasi Hukum Islam
- BAZNAS Berdayakan Batik Produk ODGJ
- Yatim Penerima Program IHH Naik 58 Persen
Lazismu Tebar Beasiswa ke 127 Pelajar DIY

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Harianjogja.com
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menyalurkan Beasiswa Mentari untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 127 pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditetapkan sebagai penerima bantuan pendidikan setelah lolos seleksi dari total 269 pendaftar.
Penyerahan beasiswa yang merupakan bagian dari pilar pendidikan Lazismu UMY tersebut dilaksanakan dalam seremoni di Gedung KH Ibrahim UMY pada Senin (6/7/2026). Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga penerima manfaat.
Manajer Operasional Eksekutif Lazismu UMY, Rozikan, menyampaikan minat masyarakat terhadap Program Beasiswa Mentari terus meningkat. Pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak 269 siswa mengajukan permohonan bantuan.
Baca Lainnya :
- DD: Filantropi Solusi Pendidikan Yatim 0
- PM UQI Raih Lima Medali Kejuaraan Silat Piala Presiden0
- Ummul Quro Borong 31 Medali Kejuaraan Silat IPB 20260
- Beasiswa LPDP 2026 Dibuka0
- LPDP Jakarta Buka Jalan S2-S30
Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 127 pelajar asal DIY dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai penerima beasiswa. "Seluruh siswa yang lolos dan menerima beasiswa pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026-2027 untuk DIY berasal dari sekolah merata seluruh kabupaten dan kota," kata dia.
Rozikan menjelaskan bahwa Lazismu UMY juga terus memperluas jangkauan program pendidikan hingga ke luar wilayah DIY. Salah satu daerah yang menjadi sasaran pengembangan program adalah Kalimantan Barat. Selain Beasiswa Mentari yang diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar hingga menengah, Lazismu UMY juga memiliki Program Beasiswa Sang Surya yang ditujukan bagi mahasiswa.
Rozikan menjelaskan pendaftaran Beasiswa Sang Surya akan dibuka mulai 22 Juli 2026. Program tersebut terbuka bagi mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi, tidak hanya Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA). Beasiswa dapat diikuti oleh mahasiswa jenjang D3, D4, S1, hingga S2 dengan syarat minimal telah menempuh pendidikan pada semester tiga.
Dengan ketentuan tersebut, mahasiswa yang masih berada di semester satu dan semester dua belum dapat mengikuti program tersebut. Menurut dia, seluruh program pendidikan Lazismu UMY didukung oleh dana zakat yang dihimpun dari civitas akademika kampus.
"Kami sangat berterima kasih kepada segenap muzakki seperti dari dosen, karyawan, staf hingga relawan yang ada di UMY yang telah menunaikan zakat di Lazismu UMY. Antara lain dapat kami salurkan untuk Pilar Pendidikan," ungkap dia.
PIC Program Beasiswa Mentari Lazismu UMY, Kukuh Fitriyanto, menjelaskan total dana yang disalurkan pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai Rp79.315.000.
Dana tersebut dialokasikan berdasarkan jenjang pendidikan penerima. Sebanyak 46 siswa tingkat SD/sederajat dari 12 sekolah menerima bantuan senilai Rp27.040.000. Selanjutnya, 39 siswa tingkat SMP/sederajat dari 32 sekolah memperoleh bantuan sebesar Rp27.300.000. Sementara itu, 42 siswa tingkat SMA/sederajat dari sembilan sekolah menerima bantuan senilai Rp24.975.000.
Selain menyalurkan bantuan pendidikan, Lazismu UMY juga menjalankan program penguatan sarana pendidikan. "Selain Beasiswa Mentari dan Sang Surya, Pilar Pendidikan Lazismu UMY lainnya, antara lain kami sedang melaksanakan program Pembangunan TK ABA Notoprajan Yogya sebagai upaya mendukung peningkatan sarana pendidikan usia dini," jelas dia.
Program beasiswa tersebut juga memberikan manfaat bagi para penerimanya. Salah seorang penerima Beasiswa Mentari dari SMP Baitul Qur'an Cendekia Bantul, Vano Janu Ivaza, mengaku bantuan tersebut bukan hanya meringankan kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berprestasi. "Beasiswa ini penting dalam perjalanan menuntut ilmu bagi saya dan akan semakin memberikan harapan serta rasa percaya diri. Saya akan terus rajin belajar agar tercapai cita-cita," ujar dia.
Hal senada disampaikan Widi Widayat, orang tua siswa dari MTsN 6 Bantul. Menurut dia, program tersebut sangat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sehingga diharapkan dapat terus berlanjut. "Harapannya beasiswa semacam ini bisa terus dilaksanakan, antara lain dapat membantu mengurangi beban orang tua dalam menyediakan biaya pendidikan anaknya," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.harianjogja.com

.jpg)








.png)
.png)