- Doa Ayah
- Zakat: Konsep dan Peran dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (3)
- Zakat: Konsep dan Peran dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (2)
- Zakat: Konsep dan Peran dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (1)
- Memperkuat Kepastian Hukum Asuransi Syariah
- Potensi Green Waqf dalam Filantropi Islam Opini
- Mendorong Zakat Jadi Instrumen Fiskal Negara
- Ini Dia Amalan Berkah Bulan Safar
- ISMI Kembangkan Ekosistem Ekonomi Masjid
- Ariana Grande Bangun Yayasan Filantropi
ISMI Kembangkan Ekosistem Ekonomi Masjid

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Kompas.com
Istiqlal Global Fund (IGF) bersama Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) DKI Jakarta merancang konsep baru pengembangan ekonomi berbasis keumatan. Skema ini menempatkan masjid sebagai simpul kolaborasi bisnis, filantropi, teknologi, hingga pemberdayaan masyarakat. Kemitraan tersebut bertujuan membangun ekosistem ekonomi yang tidak sekadar berfokus pada kegiatan sosial, tetapi juga menghubungkan para pelaku usaha, penanam modal, komunitas, serta lembaga penyalur bantuan secara berkelanjutan.
Direktur Utama Istiqlal Global Fund, Ahsanul Haq, menyatakan bahwa kesamaan pandangan antara IGF dan ISMI menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan aneka program pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Kesamaan visi antara Istiqlal Global Fund dan ISMI dalam mengembangkan bisnis yang berdampak sosial menjadi dasar kuat untuk menghadirkan berbagai program bersama," ujar Ahsanul dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).
Menurut dia, penguatan ekonomi masyarakat ke depan membutuhkan pola pendekatan yang jauh lebih menyeluruh daripada sekadar aktivitas perniagaan biasa. "Yang ingin kita bangun bukan sekadar program, tetapi sebuah ekosistem. Ada hubungan antara bisnis dan filantropi, antara dunia usaha dan masyarakat, sehingga ekonomi umat dapat tumbuh secara bersama-sama," kata dia.
Baca Lainnya :
- Bapanas Siapkan Rp17 T Bantuan Beras 0
- Bank Jatim Tebar Kacamata ke Pelajar0
- DD dan Gramedia Salur Donasi ke Keluarga Dhuafa0
- Donasi Rp2,5 M untuk Korban Penyekapan0
- DD Latih Dai untuk Daerah Terpencil0
Masjid Jadi Pusat Kolaborasi Ekonomi
Ahsanul menjelaskan, IGF menilai masjid mengantongi peran strategis sebagai pusat peradaban yang sanggup merangkul berbagai elemen masyarakat. Selain tempat beribadah, masjid dianggap mampu menjadi wadah bertemunya para pengusaha, komunitas, lembaga sosial, investor, serta warga dalam membangun perekonomian yang memberi dampak sosial positif.
"Masjid memiliki potensi besar sebagai pusat peradaban. Tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang hubungan dan kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, lembaga filantropi, investor, serta masyarakat dalam membangun ekonomi yang memberikan dampak sosial," ujar Ahsanul.
Gagasan ini diharapkan melahirkan terobosan baru dalam mengelola potensi masyarakat dengan menjadikan masjid sebagai pusat inovasi, pemberdayaan, dan solusi atas masalah sosial.
Gandeng Pemprov DKI Jakarta
Demi memperkokoh ekosistem ini, Istiqlal Global Fund juga telah menyepakati nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kerjasama tersebut menjadi langkah taktis untuk mengembangkan Masjid Istiqlal sebagai pusat peradaban yang multifungsi, tidak cuma wadah ibadah tetapi juga ruang kolaborasi ekonomi, kepedulian lingkungan, teknologi, dan pemberdayaan warga.
Salah satu program yang sedang dipersiapkan yaitu Istiqlal EV Community, wadah bagi para pengguna kendaraan listrik yang diharapkan menjadi sarana kolaborasi warga dalam mendukung migrasi ke energi ramah lingkungan. Sebagai bagian dari agenda ini, IGF turut mendorong pendirian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area Masjid Istiqlal.
Di samping itu, kolaborasi dengan Pemprov DKI ikut menyasar penataan kawasan Sungai Ciliwung yang mengalir di sekitar kompleks Masjid Istiqlal agar dapat dimanfaatkan sebagai area publik sekaligus destinasi wisata edukasi lingkungan.
Dorong Inovasi Wakaf Energi
Tak hanya bergerak di bidang perniagaan, Istiqlal Global Fund juga memperkenalkan terobosan wakaf energi sebagai bentuk inovasi filantropi Islam. Lewat program ini, perolehan dana wakaf dialokasikan untuk pembangunan instalasi panel surya guna menyuplai kebutuhan daya listrik Masjid Istiqlal serta musala di sekitarnya.
Menurut dia, konsep wakaf perlu terus dikembangkan agar tidak hanya berfokus pada aset tidak bergerak seperti tanah atau bangunan, melainkan berubah menjadi aset produktif yang memberi faedah jangka panjang bagi publik. "Wakaf memiliki potensi besar untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Dengan inovasi dan tata kelola yang profesional, wakaf dapat menjadi sumber kebermanfaatan jangka panjang," ujar dia.
Menuju Peradaban Ekonomi Berkelanjutan
IGF meyakini bahwa sejak masa awal perkembangan Islam, masjid tidak cuma difungsikan sebagai sarana ibadah, melainkan juga pusat pendidikan, kegiatan sosial, dan penggerak ekonomi warga. Lewat kolaborasi bersama ISMI DKI Jakarta, model tersebut hendak dihidupkan kembali dalam nuansa modern dengan memadukan perniagaan, filantropi, teknologi, dan kepedulian pada alam.
Dengan langkah ini, masjid diharapkan tidak hanya menjadi arena kegiatan keagamaan, tetapi juga mesin penggerak lahirnya ekosistem ekonomi warga yang terbuka, profesional, serta berkelanjutan.
Kontributor: Yola
Editor: MAS
Sumber: www











.png)
.png)