Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung
Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung

By Raeihan Ramadhan 25 Mei 2025, 15:25:51 WIB Mustahik
Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung

Keterangan Gambar : Dari Mustahik Menjadi Barista Sukses, Z-Coffee, Inovasi BAZNAS di Tengah Komunitas Santri Bandung (Dok. BAZNAS)


Di tengah semarak kehidupan santri yang akrab dengan tradisi ngaji dan ngopi di Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung, Jawa Barat, hadir sebuah inisiatif luar biasa yang bukan hanya menyajikan kopi, tetapi juga harapan: Z-Coffee. Kedai kopi yang dikelola oleh Rizki dan Safrizal ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Lewat program ini, BAZNAS membuktikan komitmennya dalam mengubah mustahik menjadi muzakki melalui jalur yang konkret, terukur, dan relevan dengan budaya setempat.

Z-Coffee bukanlah kedai biasa. Kedai ini lahir dari semangat kemandirian ekonomi, hasil dari pelatihan, pendampingan, dan modal usaha yang diberikan oleh BAZNAS kepada para penerima manfaat. Rizki dan Safrizal, dua santri yang sebelumnya merupakan mustahik, kini menjelma menjadi pelaku usaha yang mampu mencatat omzet harian antara Rp500.000 hingga Rp700.000. Angka tersebut bukan hanya cerminan kesuksesan bisnis, tetapi juga gambaran nyata dari keberhasilan program pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal yang dilakukan secara berkelanjutan oleh BAZNAS.

Program Z-Coffee menjadi contoh inspiratif bagaimana zakat dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi umat jika dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Budaya ngopi yang begitu kuat di kalangan santri tidak hanya dilihat sebagai kebiasaan sosial, tetapi dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi yang bernilai. Melalui pendekatan ini, BAZNAS tidak hanya memberi ikan, tetapi mengajarkan cara memancing, memberdayakan mustahik untuk mampu berdiri di atas kaki sendiri, bahkan membuka peluang kerja bagi orang lain.

Baca Lainnya :

Kehadiran Z-Coffee di lingkungan kampus UNINUS tidak hanya memperkuat jejaring ekonomi syariah, tetapi juga menjadi titik temu antara dakwah dan ekonomi. Para pengunjung tidak hanya menikmati kopi, tetapi turut serta dalam ekosistem pemberdayaan yang lebih besar. Program ini menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi solusi. BAZNAS, melalui langkah-langkah nyata seperti ini, terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan, tetapi juga mengangkat harkat hidup mustahik di Provinsi Jawa Barat menuju kehidupan yang mandiri, bermartabat, dan penuh keberkahan.


Kontributor: Raeihan Ramadhan

Editor: Novan

Sumber: www.baznas.go.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment