- Dibuka, Beasiswa Unggulan 2026
- Ini Dia Kampung Wakaf Kebun Produktif
- Bank di Aceh Zakat dan Dividen Rp2,47 M
- BAZNAS dan BSN Perkuat ZIS Digital
- Seribu Siswa Babel Dapat Seragam Gratis
- FOZ Meriahkan Momen Agustusan
- Lazismu dan TNI AL Bantu NTT
- Ferry Irwandy Donasi Rp4,1 M untuk NTT
- DT Ekspose Dana Ziswaf 2026
- Beasiswa Sawit Ditebar ke Sembilan Kampus
Bank di Aceh Zakat dan Dividen Rp2,47 M

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Aceh.tribunnews.com
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menerima dividen sebesar Rp2.073.199.278 dari penyertaan modal pada PT Bank Aceh Syariah untuk tahun buku 2025.
Selain dividen, Bank Aceh Syariah Cabang Meureudu juga menyerahkan zakat perusahaan sebesar Rp400 juta untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik) melalui Baitul Mal Pidie Jaya.
Penyerahan dividen dan zakat dilakukan Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Meureudu, Muhammad Reza Syahrizal, kepada Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA SSos ME, di ruang kerja bupati, Senin (3/8/2026).
Baca Lainnya :
- BAZNAS Kaji Ulang Strategi Pengelolaan Muzaki0
- Bank Aceh Sigli Berzakat Rp400 Juta Dividen Rp2,62 M 0
- BAS Aceh Timur Berzakat Rp400 Juta0
- YARA Berzakat Rp10 Juta ke Baitul Mal0
- Bank Aceh Syariah Berzakat Rp400 Juta0
Penyerahan tersebut turut disaksikan Asisten Administrasi Umum Setdakab Pidie Jaya, Helmi STTP MSi, Kepala BPKK Pidie Jaya Teuku Muslem SE, Inspektur Pidie Jaya Jamian MPd, Kepala Bappeda Dr Yandi Yunandar ST MT, Kabag Hukum Setdakab Pidie Jaya Rahmat Rizal SH MH, Kabag Perekonomian dan SDA Saifuddin SH MM, serta Kepala Baitul Mal Pidie Jaya Tgk Zulkifli Harun.
Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi, mengapresiasi kontribusi Bank Aceh yang dinilai terus memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurut dia, dividen tersebut akan menjadi tambahan pendapatan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membiayai berbagai program prioritas pemerintah.
"Terima kasih kepada Bank Aceh yang selama ini terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Dividen ini merupakan hasil dari kinerja perusahaan yang baik dan menjadi tambahan kekuatan bagi daerah dalam membiayai pembangunan," kata dia.
Sementara zakat perusahaan, kata dia, diharapkan dapat dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
"Zakat perusahaan harus dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta ikut mengurangi angka kemiskinan di Pidie Jaya," ujar dia.
Pada kesempatan itu, Sibral juga menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT ke-53 Bank Aceh dengan tema "Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah."
Ia berharap Bank Aceh terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih dan akuntabel, serta menghadirkan inovasi layanan perbankan sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Menurut dia, Bank Aceh memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Karena itu, ia mendorong Bank Aceh terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, dan sektor produktif lainnya.
"Bank Aceh harus terus hadir sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jaga amanah, tingkatkan profesionalisme, dan terus berinovasi agar Bank Aceh semakin maju, sehat, serta menjadi kebanggaan seluruh rakyat Aceh," kata dia.
Sibral menambahkan, sinergi yang semakin kuat antara Pemkab Pidie Jaya dan Bank Aceh diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah, mempercepat pembangunan, serta memperluas manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. "Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pidie Jaya yang maju, mandiri, dan sejahtera," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.aceh.tribunnews.com










.png)
.png)