- Masjid di Bandung Didorong ke Pasar Modal
- MNC University Luncurkan Beasiswa Kita
- Staf Presiden Kunjungi Kampung Zakat
- BAS Aceh Timur Berzakat Rp400 Juta
- Data Desil Bantu Pemetaan Mustahik
- SMKN Empat Lawang Safari Dakwah Peduli Palestina
- Menag: Skema Wakaf Saham Sedang Diperbaiki
- Baznas Boalemo Salurkan Zakat Rp412,51 Juta
- Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Jepara
- UIN Sumut Lahirkan Doktor Zakat Kontemporer
BAS Aceh Timur Berzakat Rp400 Juta

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Ajnn.net
Bank Aceh Syariah (BAS) Kabupaten Aceh Timur menyalurkan zakat perusahaan sebesar Rp 400 juta melalui Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Timur. Kepala BAS Aceh Timur, Samsul Bahri, mengatakan zakat tersebut telah mencapai masa wajib atau haul dan disalurkan melalui BMK.
"Zakat yang kita salurkan melalui BMK sebesar Rp 400 juta yang sudah jatuh tempo atau haul," ujar dia, Sabtu, 15/8/2026).
Penyerahan zakat perusahaan tersebut dilakukan bersamaan dengan penyerahan laba Bank Aceh Syariah kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur di Pendopo Bupati, Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca Lainnya :
- YARA Berzakat Rp10 Juta ke Baitul Mal0
- Bank Aceh Syariah Berzakat Rp400 Juta0
- Zakat Ramlan Pedagang Emas Melonjak0
- Lazis PLN Tebar Program Ternak di Gresik0
- Zakat Pegawai PLN Santuni Yatim0
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengapresiasi langkah Bank Aceh Syariah yang menyalurkan zakat perusahaan melalui BMK. Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan langkah positif yang patut menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Aceh Timur.
"Kebijakan perusahaan seperti ini harus menjadi contoh bagi perusahaan lain yang menjalankan operasionalnya di Aceh Timur," kata dia.
Dia menilai, semakin banyak perusahaan yang menyalurkan zakat melalui Baitul Mal, semakin besar pula potensi dana umat yang dapat dihimpun untuk membantu kelompok masyarakat yang berhak menerima zakat.
Karena itu, dia meminta BMK Aceh Timur lebih aktif melakukan pendekatan kepada perusahaan dan lembaga usaha yang menjalankan aktivitas di daerah tersebut.
"Saya menuntut Baitul Mal untuk jemput bola dan membangun komunikasi yang intens dengan perusahaan dan lembaga usaha yang memiliki kewajiban zakat di Aceh Timur," ujar dia.
Menurut dia, potensi zakat, infak, dan sedekah dari sektor perusahaan tidak boleh terabaikan hanya karena kurangnya koordinasi dan komunikasi antara Baitul Mal dengan perusahaan.
Dia berharap BMK dapat membangun komunikasi yang lebih intensif dengan seluruh perusahaan yang beroperasi di Aceh Timur, sehingga potensi dana umat dapat dihimpun secara optimal dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.ajnn.net










.png)
.png)