- Investasi Wakaf Produktif atasi Krisis Pangan dan Energi
- HUT RI, Baznas Pacitan Tebar Zakat ke Tukang Becak
- BI Buka Beasiswa Kebanksentralan
- UI dan Baznas Bangun Ekosistem Zakat Seniman
- Sawahlunto, 866 Mustahik Dizakati Rp676 Juta
- Kemenag Bentuk Tim Pangawas Baznas
- Balai Ternak, BAZNAS Majelengka Kerahkan Pendamping Mustahik
- Lazismu Perkuat Fundraising Zakat NTB
- MBSB Malaysia Latih Mustahik Teknisi Listrik
- Pengakuan
Balai Ternak, BAZNAS Majelengka Kerahkan Pendamping Mustahik

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Kabmajalengka.baznas.go.id
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mulai mempersiapkan pelaksanaan Program Balai Ternak BAZNAS dari BAZNAS Republik Indonesia. Persiapan tersebut dilakukan melalui penguatan dan penyerahan surat keputusan (SK) kepada pendamping program di ruang kerja Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Jabar, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan penerapan program pendayagunaan zakat produktif yang diarahkan untuk mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi mustahik melalui sektor peternakan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi Kepala Pelaksana, Sekretaris, Kepala Divisi SDM, Administrasi dan Umum, serta Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Protokoler, memberikan arahan kepada para pendamping yang telah dinyatakan lulus seleksi.
Baca Lainnya :
- Zakat Berdayakan Nelayan Komodo0
- RZ Dorong Sudiyono Jadi Muzaki0
- Lazismu Perluas Manfaat untuk Mustahik 0
- UMKM Depok Dapat Gerobak Lazisnu 0
- Belajar Pangkas Gratis di MUI Tangerang 0
Dalam arahannya, H. Agus Asri Sabana mengatakan pendamping memiliki peran penting dalam memastikan program Balai Ternak dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi mustahik.
“Peran pendamping jangan hanya bertumpu pada tugas pendampingan. Harus ada inovasi dan gagasan bagaimana kelompok ternak nantinya dapat terus berkembang dan memiliki kemandirian,” ujar dia.
Dia menegaskan pendamping tidak hanya bertugas mendampingi kelompok, tetapi juga diharapkan mampu melihat potensi, meningkatkan kapasitas kelompok, serta menghadirkan inovasi untuk mengembangkan usaha peternakan.
Dengan pendekatan tersebut, Program Balai Ternak BAZNAS diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan sarana produksi. Program ini diarahkan menjadi pemberdayaan mustahik yang berjalan secara berkelanjutan dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan.
Melalui kegiatan penguatan dan penyerahan SK, para pendamping mendapatkan pemahaman mengenai konsep, mekanisme pelaksanaan, tata kelola, hingga strategi pengembangan Program Balai Ternak BAZNAS.
Pendampingan menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan program. Para pendamping diharapkan dapat memastikan proses pemberdayaan berjalan sesuai tujuan sekaligus membantu kelompok mustahik menghadapi berbagai persoalan dalam mengelola usaha peternakan.
Program Balai Ternak BAZNAS merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat produktif yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan ekonomi mustahik. Bantuan yang diberikan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan awal, tetapi juga mendorong penerima manfaat mengembangkan bantuan tersebut menjadi kegiatan ekonomi produktif.
Program tersebut dikembangkan dengan pendekatan berbasis komunitas melalui usaha peternakan yang terintegrasi. Mustahik nantinya tidak hanya memperoleh dukungan sarana produksi, tetapi juga mendapatkan pendampingan, pembinaan usaha, penguatan kelembagaan kelompok, serta edukasi mengenai pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengelola usaha, menambah populasi dan produktivitas ternak, memperkuat kelembagaan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
Pada tahap selanjutnya, penerima manfaat diharapkan dapat berkembang dari mustahik penerima bantuan menjadi pelaku usaha produktif yang mandiri sehingga mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarganya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengatakan program pemberdayaan seperti Balai Ternak merupakan salah satu bentuk pengelolaan zakat yang diarahkan untuk memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Menurut dia, zakat tidak hanya memiliki fungsi sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat apabila dikelola secara tepat, terencana, dan berkelanjutan.
Melalui peningkatan kapasitas, pendampingan berkelanjutan, dan pengembangan usaha produktif, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap Program Balai Ternak dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka memperluas manfaat zakat sekaligus berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Majalengka.
Ke depan, sinergi antara BAZNAS, pendamping, kelompok penerima manfaat, dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat membangun ekosistem peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Zakat tumbuh, mustahik berdaya, ekonomi umat semakin kuat.
Kontributor: Fadhlan
Editor: MAS
Sumber: www.kabmajalengka.baznas.go.id










.png)
.png)