- Ini Beasiswa Tendik untuk Studi di Inggris
- Muhammadiyah Terima Wakaf Pesantren
- Kemarau, RZ Tebar 7 Truk Bantuan Air
- Bank Aceh Langsa Berzakat Rp400 Juta
- Audit Syariah Lazismu Raih Predikat Baik
- Doa Ayah
- Zakat: Konsep dan Peran dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (3)
- Zakat: Konsep dan Peran dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (2)
- Zakat: Konsep dan Peran dalam Pembangunan Sosial dan Ekonomi Masyarakat (1)
- Memperkuat Kepastian Hukum Asuransi Syariah
Audit Syariah Lazismu Raih Predikat Baik

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Muhammadiyah.or.id
Lazismu catat peningkatan signifikan dalam audit syariah 2026. Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) memperoleh predikat baik dalam Audit Syariah tahun 2026 yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin (3/8). Hasil audit tersebut disampaikan dalam kegiatan exit meeting audit syariah Lazismu yang menjadi bagian akhir dari rangkaian proses pemeriksaan kepatuhan syariah dan tata kelola lembaga.
Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais menyampaikan bahwa audit syariah merupakan bagian dari kewajiban regulasi bagi lembaga zakat, termasuk Lazismu, untuk memastikan seluruh proses pengelolaan zakat berjalan sesuai dengan prinsip syariah.
"Prosesnya sudah berjalan sejak bulan lalu, hampir satu bulan. Ini merupakan bagian dari proses audit syariah yang menjadi kewajiban regulasi bagi lembaga zakat dan juga Baznas. Tujuannya untuk memastikan seluruh prosedur, mulai dari manajemen, penghimpunan, hingga pendistribusian, sesuai dengan syariah," ujar dia.
Baca Lainnya :
- SOZECOM, Rujukan Zakat di Nigeria0
- RZ Kibar Merah Putih di Bukit dan Laut0
- Turki Bantu Lebanon $25,5 Juta0
- Menag: Zakat 2025 Capai Rp44,6 T0
- Kelima Kali, BAZNAS Raih Top Brand Award 0
Audit tersebut dilakukan oleh tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Berdasarkan hasil yang disampaikan dalam exit meeting, Lazismu memperoleh hasil dengan kategori baik dan mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan audit syariah sebelumnya pada tahun 2021. "Alhamdulillah hasilnya sudah disampaikan baik. Kami juga mengalami peningkatan dari audit syariah tahun 2021 yang lalu, dan peningkatannya cukup signifikan," ujar dia.
Menurut dia, capaian ini merupakan hasil dari proses perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan selama periode 2021 hingga 2026. Perbaikan dilakukan pada berbagai aspek pengelolaan lembaga, baik dalam bidang manajemen, penghimpunan dana zakat, maupun pendistribusian kepada masyarakat.
"Artinya selama periode 2021 sampai tahun ini kita cukup intensif melakukan perbaikan di seluruh tahapan manajemen, penghimpunan, dan pendistribusian. Hal ini untuk memastikan bahwa kita sebagai lembaga zakat dapat menjalankan seluruh proses sesuai dengan syariah agama kita," jelas dia.
Sebelumnya pada saat dimintai wawancara, Inspektur 4 Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Muhammad Isom, menyampaikan bahwa Audit Syariah Lazismu tahun 2026 memperoleh skor 73,244 dengan predikat baik. Dia menilai capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hasil audit tahun 2021.
Menurut dia, predikat baik tersebut menjadi modal awal bagi Lazismu untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola. Dia berharap Lazismu dapat mencapai predikat sangat baik pada periode audit berikutnya dengan penguatan pada aspek kepatuhan syariah, manajemen aset, sumber daya manusia, serta digitalisasi organisasi. "Muhammadiyah itu akan menjadi contoh management dan tata Kelola organisasi, asset, sdm dan pengolahan fundraising seperti lazismu untuk organisasi lainnya," ungkap dia.
Tata kelola yang baik menjadi kunci dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap organisasi keagamaan, khususnya organisasi Islam. Kepercayaan publik harus diwujudkan melalui sistem pengelolaan yang profesional, transparan, akuntabel, serta terbebas dari berbagai bentuk penyimpangan.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.muhammadiyah.or.id










.png)
.png)