- Setop Ruislag Wakaf Sembarangan
- IHH Kirim Tujuh Truk Bantuan ke Iran
- Komunitas Pelari Kampanye Bela Palestina
- Konser Wali Kejar Donasi Palestina Rp1 M
- Pengusaha Emas Berzakat ke Baitul Mal
- RZ Bangun MCK dan Sumur Bor
- DD Luncurkan BesTeam untuk Yatim
- Zakat Bangkitkan Usaha Disabilitas
- BMH Bantu Pengobatan Santri Yatim di Seluma
- BMH Bantu Dai Hidayatullah
Komunitas Pelari Kampanye Bela Palestina

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Jakarta.tribunnews.com
Suasana kawasan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, tampak berbeda pada Ahad, (5/7/2026). Ratusan pelari dari berbagai komunitas dan daerah mengikuti ajang 5K Fun Run bertajuk Run for Free Palestine 2026 sebagai bentuk dukungan bagi rakyat Palestina.
Kegiatan yang diprakarsai Komite Nasional (Komnas) Palestina tersebut terselenggara melalui kolaborasi dengan Masjid Sunda Kelapa dan RISKA (Remaja Islam Masjid Cut Meutia). Acara ini menjadi wujud aksi nyata solidaritas masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina.
Ketua Komnas Palestina, Muhammad Syarief, mengungkap dia bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai respons atas kondisi kemanusiaan di Gaza yang semakin memprihatinkan.
Baca Lainnya :
- Korea Bantu Palestina 10 Juta Dolar 0
- UMY Ingatkan Dunia Derita Gaza0
- BAZNAS Kirim Kurban Palestina ke Suriah 0
- Perkuat Ziswaf untuk Bela Palestina 0
- IZI dan LAZ FK Unand Bantu Gaza0
Menurut dia, hingga Minggu, 5 Juli 2026, genosida di Gaza telah memasuki hari ke-1002 sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023. "Per hari ini, kami hitung sudah hari ke-1002 dari genosida Israel ke Gaza. Data terakhir yang kami update tadi malam dari Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, korban syahid sudah mencapai 73.090 jiwa dan luka-luka 173.553 jiwa," ujar dia di lokasi kegiatan.
Dia menegaskan bahwa jumlah korban tersebut menjadi peringatan serius bagi dunia internasional bahwa penderitaan masyarakat Gaza masih terus berlangsung.
Karena itu, kegiatan lari sejauh lima kilometer tersebut diselenggarakan untuk terus menggaungkan perlawanan terhadap penjajahan sekaligus membangun kepedulian masyarakat.
"Target acara ini adalah memberikan pesan kepada dunia bahwa Palestina enggak sendirian. Kita bangsa Indonesia hadir bersama mereka. Ini ikhtiar kita untuk terus menyuarakan ini, sejalan dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menentang penjajahan," tegas dia.
Kegiatan olahraga tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Muhammad Syarief menyebut hampir 200 peserta mendaftarkan diri, dengan sekitar 150 pelari mengikuti rute luring di kawasan Jakarta Pusat.
Tidak hanya di Jakarta, semangat solidaritas juga menjangkau berbagai daerah melalui partisipasi daring. Sejumlah peserta dari Kalimantan dan Jawa Timur ikut ambil bagian dengan mengenakan jersey resmi dan berlari di wilayah masing-masing.
"Ada juga peserta dari Kalimantan dan Jawa Timur. Mereka memesan jersey resmi, lalu ikut lari di daerah masing-masing dan report ke kami. Alhamdulillah, karena publikasi media, akses dan pesan dari gerakan ini bisa menjangkau skala nasional," ujar dia.
Selain menjadi ajang olahraga dan aksi solidaritas, kegiatan Fun Run tersebut juga menandai peluncuran resmi KOMNAS Palestina sebagai lembaga kemanusiaan baru yang berdiri sejak 17 Juni 2026.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.jakarta.tribunnews.com

.jpg)








.png)
.png)