- Kajian IZI Perkuat Ibadah Pasien
- Santri Karawang Berkarya via Komik
- Tiga Sumur Sejuta Manfaat untuk Aceh
- Baznas Bandung Upgrade 1.012 Ustaz
- Baznas Bekasi Salur Beasiswa Rp1,028 M
- Lazisnu Perkuat Layanan Medis Karhutla
- Zakat Mal Lazisnu Jangkau 220 Mustahik
- NU Peduli Santuni Keluarga Relawan Bromo
- BWI Dorong Inovasi Wakaf Produktif
- BWI dan Baznas Integrasikan Zakat-Wakaf
Baznas Bekasi Salur Beasiswa Rp1,028 M

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Megapolitan.antaranews.com
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp1,028 miliar kepada 326 mahasiswa melalui Program Bekasi Cerdas bertajuk “Satu Keluarga Dhuafa, Satu Sarjana”. Bantuan tersebut mencakup beasiswa perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, bantuan biaya kuliah, serta pelunasan tunggakan pendidikan mahasiswa.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengapresiasi langkah BAZNAS dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan berdaya saing," jelas dia di Cikarang, Senin.
Baca Lainnya :
- Ada Beasiswa S2 di STAI Sadra0
- Baznas Semarang Sedia 100 Kuota Beasiswa0
- Ini Tips Esai Unair Agar Dapat Beasiswa 0
- UIN Jambi Sediakan Beasiswa Internasional0
- Ini Dia Aplikasi Satu Beasiswa Berbasis AI0
Hudaya berharap bantuan pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan. Ia juga mendorong para penerima manfaat agar terus meningkatkan prestasi akademik, menjaga perilaku, serta memiliki ketekunan dalam menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.
"Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik. Keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga bagaimana ilmu dan kemampuan yang kita miliki dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan daerah," tutur dia.
Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, perguruan tinggi, dan masyarakat perlu diperkuat agar semakin banyak generasi muda dari keluarga dhuafa memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
"Saya berharap bantuan pendidikan ini menjadi langkah nyata mencetak generasi penerus berintegritas, memiliki kepedulian sosial serta mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi," kata dia.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, Aminulloh, menjelaskan bahwa Program Bekasi Cerdas merupakan upaya pendayagunaan dana zakat untuk membantu masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Penyaluran bantuan dilakukan melalui beberapa kategori yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.
"Beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial melainkan bentuk kepercayaan dan investasi masa depan untuk mencetak generasi muda unggul, berintegritas dan berdaya saing. Kami berharap dukungan ini dapat menjadi pelecut semangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menjaga amanah dan tidak berhenti belajar," ujar dia.
Dari total anggaran Rp1,028 miliar, sebesar Rp826,58 juta dialokasikan untuk 248 mahasiswa penerima beasiswa Strata Satu (S1). Selanjutnya, sebanyak 12 mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri menerima bantuan dengan total Rp60 juta, sedangkan bantuan biaya kuliah sebesar Rp53,5 juta diberikan kepada 29 penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Bekasi juga mengalokasikan Rp88,27 juta untuk membantu melunasi tunggakan kuliah 37 mustahik pada jenjang S1. Dengan demikian, keseluruhan program mencakup empat kategori bantuan yang menjangkau 326 penerima manfaat.
"Kita juga salurkan bantuan menyelesaikan tunggakan kuliah S1 kepada 37 mustahik dengan total anggaran Rp88,27 juta. Dengan demikian, keempat kategori bantuan tersebut mencakup 326 penerima dengan total anggaran Rp1,028 miliar," tambah dia.
Jumlah penerima beasiswa ditentukan setiap tahun dengan mempertimbangkan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan serta penambahan penerima baru sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Skema tersebut diterapkan untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memperluas kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
"Kepada seluruh penerima beasiswa dan bantuan dana pendidikan, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk fokus menimba ilmu, mengembangkan kapasitas diri dan kelak berkontribusi kembali bagi masyarakat dan bangsa," ucap Aminulloh.
Melalui Program Bekasi Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap bantuan zakat di bidang pendidikan dapat mengurangi hambatan finansial yang dihadapi mahasiswa dari keluarga dhuafa. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mencetak generasi terdidik yang berintegritas, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.megapolitan.antaranews.com












.png)
.png)