- RI Siap Kirim 10 Ribu Ton Beras ke Palestina
- Yogya Panen Melon Wakaf Produktif
- Zakat Tax Credit, MUI Colek Menkeu Baru
- Pemkab Sorong Siapkan Beasiswa Rp2 M
- Beasiswa Zakat Diperpanjang 21 September
- Zakat Mandirikan Ekonomi Keluarga
- Intip Aksi Baznas di MTQ Nasional 2026
- Dermawan, Penyiar Jadi Raja di Uganda
- Kemenag: LAZ Harus Proaktif ke Mustahik
- UAE Tuntaskan Bantuan Gaza via Mesir
Pemkab Sorong Siapkan Beasiswa Rp2 M

Keterangan Gambar : Foto: Asistensi AI
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong, Papua Barat Daya, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menganggarkan dana sebesar Rp2 miliar untuk program beasiswa pendidikan luar negeri pada tahun ini
Kepala Disdikbud Kabupaten Sorong Andreas Taa di Aimas, Selasa, mengatakan dari total anggaran tersebut pihaknya telah menyalurkan Rp1.641.460.344 kepada enam mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) sebagai penerima manfaat. "Anggaran tahun 2026 sebesar Rp2 miliar. Dari jumlah tersebut kami sudah menyalurkan Rp1.641.460.344 kepada enam penerima," kata dia.
Dia menjelaskan keenam mahasiswa tersebut sebelumnya menempuh pendidikan Diploma III (D3) di Australia dan mendapatkan beasiswa dari Pemkab Sorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Baca Lainnya :
- Beasiswa Zakat Diperpanjang 21 September 0
- LPDP Rp100 M, Jakarta Siapkan 50 Beasiswa0
- Beasiswa Dokter LPDP Buka November0
- Sulbar Bagikan Beasiswa ke 2.006 Siswa0
- Ini Dia Beasiswa Madrasah untuk Guru 0
Namun keenam mahasiswa tersebut tidak dapat kembali ke kampus sebelumnya karena adanya ketentuan terkait masa pendidikan dan program yang telah ditempuh.
Mereka kemudian mengikuti seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan jenjang yang lebih tinggi. Dari enam mahasiswa yang mengikuti seleksi, hanya tiga orang yang dinyatakan lulus.
"Yang lulus tiga orang. Tiga lainnya tidak lulus, tetapi bukan berarti dikembalikan. Mereka mendapat tawaran untuk melanjutkan pendidikan di kampus yang ada di Singapura," ujar dia.
Andreas mengatakan tiga mahasiswa yang tidak lolos seleksi di kampus lanjutan di Australia tersebut selanjutnya akan dipindahkan untuk melanjutkan studi di Singapura.
Menurut dia, program beasiswa pendidikan luar negeri tersebut sebelumnya dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Sorong. Namun sejak 2025 pengelolaannya dialihkan kepada Disdikbud.
"Semua mekanisme, prosedur penyelenggaraan, dan pembayaran sudah kami lalui. Saat ini tinggal sisa anggaran sekitar Rp358.539.656 untuk penyaluran tahap terakhir," kata dia.
Dia menjelaskan kebutuhan pembiayaan para mahasiswa masih berlanjut, sehingga pemerintah daerah akan menambah anggaran melalui APBD Perubahan 2026.
Andreas berharap program beasiswa tersebut dapat terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sorong.
Dia mengatakan pembiayaan pendidikan selama beberapa tahun merupakan investasi pemerintah daerah agar para mahasiswa memperoleh ilmu dan keterampilan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membangun daerah. "Harapan kami mereka kembali dan bekerja dengan ilmu yang mereka miliki untuk membangun daerahnya sendiri," ujar dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com










.png)
.png)