- Warga Gaza Dapat Layanan Medis Baznas
- Robot AI China Siap Ubah Dunia
- Pendiri Netflix Hijrah ke Filantropi
- Jemaah Haji RI Tiba di Madinah
- Perhutani Kampanyekan Sedekah Bumi
- BURSA RZ Dongkrak Usaha Anisa
- Hari Bumi, RZ Berdayakan Warga Pesisir
- BMH-PT Nusacita Permudah Zakat di 2.600 ATM
- Yuyum, Kartini Berdaya dari Kandang Domba
- Gerakan Ibu Peduli Lingkungan, Solusi Sampah RT
Jemaah Haji RI Tiba di Madinah

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Himpuh.or.id
Kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci resmi dimulai pada Rabu (22/4/2026). Dua kelompok terbang (kloter) perdana dari Yogyakarta dan Jakarta dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, menandai dimulainya fase kedatangan gelombang pertama.
Kloter pertama berasal dari embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan jumlah 360 jemaah. Rombongan ini diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 6501. Pesawat tersebut lepas landas dari Indonesia pada Selasa (21/4/2026) pukul 23.40 WIB dan dijadwalkan tiba di Madinah pada Rabu (22/4/2026) pukul 06.15 waktu setempat.
Kloter berikutnya berasal dari Jakarta Pondok Gede (JKG) dengan total 393 jemaah menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA 7301. Pesawat dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026 pukul 00.45 WIB dan tiba di Madinah pada pukul 06.50 waktu Arab Saudi.
Baca Lainnya :
Jemaah dari kloter Jakarta memanfaatkan layanan fast track yang memungkinkan proses kedatangan berlangsung lebih cepat tanpa antre di imigrasi. Melalui skema ini, jemaah langsung keluar melalui terminal khusus dan diarahkan menuju bus dalam waktu kurang dari 30 menit untuk melanjutkan perjalanan ke hotel.
Sementara itu, jemaah non-fast track tetap menjalani prosedur imigrasi, termasuk pemeriksaan X-ray, sebelum menuju transportasi darat. Pada musim haji tahun ini, Arab Saudi memberlakukan kebijakan baru terkait penanganan bagasi jemaah. Jika sebelumnya koper keluar melalui terminal internasional, kini proses tersebut dipusatkan di gedung khusus bagasi dan kargo.
Dari total 360 jemaah kloter Yogyakarta, sebanyak 180 orang tercatat berusia di atas 60 tahun. Untuk mendukung mobilitas mereka, pihak bandara menyediakan fasilitas kursi roda dan mobil golf yang dapat dimanfaatkan secara gratis.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bandara juga disiagakan untuk membantu jemaah, termasuk mendorong kursi roda hingga ke bus. Selain itu, petugas khusus layanan lansia dan disabilitas turut diterjunkan guna memastikan jemaah dengan kebutuhan khusus mendapatkan pelayanan optimal.
Jemaah haji gelombang pertama dijadwalkan berada di Madinah selama sekitar sembilan hari. Untuk mendukung akomodasi, pemerintah telah menyiapkan 118 hotel dengan kapasitas sekitar 103.000 jemaah yang tersebar di wilayah Syamalia, Janubiyah, dan Gharbiyah.
Di sisi lain, layanan transportasi didukung oleh kerja sama dengan 15 perusahaan yang menyediakan sekitar 6.000 bus. Sementara untuk konsumsi, tersedia 23 dapur katering yang menyajikan makanan khas Nusantara bagi para jemaah.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.himpuh.or.id








.jpg)
.png)
.png)