- Ambulans NU Bantul Layani 7.918 Perjalanan
- DT Bantu Obat Penyintas Gempa NTT
- DKM Serang Dilatih Manajemen Masjid
- Hisana Bantu Korban Kebakaran Makassar
- Warga Bogor Nikmati Donasi Air Bersih
- Santri RPY Tumbuhkan Cinta Ibadah
- Baznas Respon Cepat Gempa NTT
- Gempa, Lazismu Turun ke NTT
- HUT RI: Filantropi Islam Solusi Kemiskinan
- Zakat Ubah Nasib Dhuafa di Aceh
IZI Perangi Stunting di Jateng

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Izi.or.id
Sebanyak 75 orang tua yang memiliki balita dengan kondisi wasting dan stunting mengikuti Kelas Parenting bertajuk “Orang Tua Hebat, Balita Sehat”. Program ini diinisiasi oleh PT PLN Indonesia Power UBP Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai langkah untuk meningkatkan pemahaman orang tua dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (11–12/8/26), di dua lokasi, yakni Aula Kelurahan Tanjung Mas dan Aula Kelurahan Kemijen.
Pelaksanaan kegiatan di dua tempat tersebut dilakukan agar edukasi dapat menjangkau lebih banyak orang tua di wilayah ring 1 PT PLN Indonesia Power UBP Semarang. Pada hari pertama di Aula Kelurahan Tanjung Mas, hadir 45 peserta yang terdiri dari 30 warga Tanjung Mas dan 15 warga Tambakrejo. Mereka mendapatkan pendampingan dari tiga kader posyandu Tanjung Mas, dua kader posyandu Tambakrejo, petugas nutrisionis Puskesmas Kaligawe, serta Penanggung Jawab Klaster 2 Puskesmas Bandarharjo.
Sementara itu, kegiatan hari kedua berlangsung di Aula Kelurahan Kemijen dan diikuti 30 peserta. Sebanyak 20 peserta berasal dari wilayah Tanjung Mas dengan pendampingan dua kader posyandu dan satu petugas gizi Puskesmas Bandarharjo. Adapun 10 peserta lainnya berasal dari RW 5 Kelurahan Kemijen dan didampingi satu kader posyandu serta satu petugas gizi Puskesmas Karangdoro.
Baca Lainnya :
- Semarak Kemerdekaan di RSP IZI0
- Masjid di Bandung Didorong ke Pasar Modal 0
- Baznas Boalemo Salurkan Zakat Rp412,51 Juta 0
- Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Jepara0
- Kapolda Sulteng Dorong Sinergi Amil Zakat0
Melalui kelas parenting ini, orang tua memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai kondisi pertumbuhan dan perkembangan balita. Kegiatan juga menjadi ruang interaksi antara orang tua, kader posyandu, dan tenaga kesehatan untuk membahas kebutuhan anak secara lebih dekat. Selain membahas pemenuhan gizi, peserta dapat mendiskusikan kondisi balita masing-masing serta mengetahui bentuk pendampingan yang dapat dilakukan di rumah.
Eva Wirabuana selaku Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kontribusi kader posyandu dalam mendampingi keluarga di wilayah ring 1 perusahaan.
“Kami dari PLN Indonesia Power berharap para kader posyandu di wilayah ring 1 perusahaan bisa mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan dari pelatihan kader posyandu sebelumnya kepada 75 orang tua hebat dalam rangka pencegahan stunting di wilayah Kota Semarang, khususnya di wilayah Tanjung Mas, Kemijen, dan Tambakrejo. Harapannya, tidak tumbuh lagi balita-balita stunting di wilayah ring 1 PLN Indonesia Power UBP Semarang.” ujar Eva.
Kepala UPTD Puskesmas Bandarharjo, drg. Rozzy Al Fathi, turut menekankan pentingnya edukasi bagi orang tua dalam mendukung masa pertumbuhan anak. Menurutnya, usia dini merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan asupan protein dan gizi yang seimbang.
“Kelas parenting ini sangat diperlukan oleh warga Tanjung Mas, sebab usia 1–5 tahun merupakan masa golden age, di mana pertumbuhan anak sangat cepat dan memerlukan protein serta gizi yang seimbang. Kami berharap melalui kelas parenting ini, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak,” ungkap drg. Rozzy Al Fathi.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti kegiatan dengan metode Forum Group Discussion (FGD). Setiap orang tua diwajibkan membawa Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), kemudian dibagi berdasarkan wilayah untuk berdiskusi bersama kader posyandu dan tenaga kesehatan. Diskusi tersebut menjadi kesempatan untuk menguatkan kembali materi yang sebelumnya diperoleh para kader, terutama mengenai cara berkomunikasi dengan orang tua, menggali kondisi balita, serta melakukan pendampingan secara berkala.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan Buku KIA sebagai sarana untuk memantau kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak. Orang tua dapat berkonsultasi secara langsung mengenai kondisi balita dan memperoleh arahan dari kader maupun tenaga kesehatan apabila ditemukan persoalan dalam tumbuh kembang anak.
Permata Laila Kurniastuti, S.Gz selaku Ahli Pertama Nutrisionis Dinas Kesehatan Kota Semarang memberikan arahan terkait penggunaan Buku KIA dalam pemantauan kesehatan balita. Sementara itu, salah satu peserta dari Tanjung Mas, Lutfiatun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membantunya memahami penggunaan Buku KIA sekaligus hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perkembangan anak.
“Saya menjadi lebih paham bagaimana menggunakan Buku KIA dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tumbuh kembang anak. Diskusi bersama kader dan tenaga kesehatan juga membuat kami lebih mudah menyampaikan pertanyaan dan mendapatkan arahan,” tutur Lutfiatun.
Kelas Parenting “Orang Tua Hebat, Balita Sehat” diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, IZI Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kota Semarang, pemerintah kelurahan, puskesmas, kader posyandu, dan masyarakat. Pendampingan yang berkelanjutan di Tanjung Mas, Tambakrejo, dan Kemijen diharapkan mampu mendorong orang tua untuk lebih aktif memantau kondisi anak serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi berbagai pihak dan keterlibatan aktif keluarga, upaya pencegahan stunting di wilayah ring 1 PT PLN Indonesia Power UBP Semarang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. Edukasi dan pendampingan yang diberikan menjadi bagian dari langkah bersama untuk mendukung balita tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.izi.or.id











.png)
.png)