- Ambulans NU Bantul Layani 7.918 Perjalanan
- DT Bantu Obat Penyintas Gempa NTT
- DKM Serang Dilatih Manajemen Masjid
- Hisana Bantu Korban Kebakaran Makassar
- Warga Bogor Nikmati Donasi Air Bersih
- Santri RPY Tumbuhkan Cinta Ibadah
- Baznas Respon Cepat Gempa NTT
- Gempa, Lazismu Turun ke NTT
- HUT RI: Filantropi Islam Solusi Kemiskinan
- Zakat Ubah Nasib Dhuafa di Aceh
DKM Serang Dilatih Manajemen Masjid

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dtpeduli.org
Daarut Tauhiid (DT) Peduli Serang mengadakan Pelatihan Manajemen Masjid sebagai langkah untuk memperkuat kemampuan pengurus masjid dalam menghadapi perkembangan zaman, termasuk tantangan di era digital. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), takmir, dan pegiat masjid dari sejumlah wilayah di Kota Serang, Provinsi Banten.
Pelatihan berlangsung secara aktif dan menjadi ruang bagi para peserta untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelola masjid. Tidak hanya menekankan aspek administratif, kegiatan ini juga mendorong pengelolaan masjid yang lebih profesional, kreatif, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dua materi utama disampaikan dalam kegiatan tersebut. Ustaz H. Herman, M.Sos selaku Direktur Duta Transformasi Insani membawakan materi mengenai Digital Fundraiser. Sementara itu, Ustaz Anggi F Sulaiman, ST selaku Founder Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi menyampaikan materi bertema Menggapai Keberkahan dengan Memakmurkan Masjid.
Baca Lainnya :
- Beasiswa DKM Al Hidayah Tadabur Alam0
- MNC University Luncurkan Beasiswa Kita0
- UIN Sumut Lahirkan Doktor Zakat Kontemporer0
- Pesantren Al Hikam Dapat Beasiswa Bahasa Korea0
- Baznas Bekasi Tebar Zakat Rp1 M ke 1.761 Mustahik 0
Materi Digital Fundraiser memberikan pemahaman kepada peserta mengenai cara memanfaatkan teknologi dalam menghimpun dana untuk mendukung berbagai kegiatan masjid. Pembahasan mencakup pemanfaatan media sosial dan platform digital, membangun kepercayaan jamaah, membuat kampanye donasi yang efektif, menggunakan sistem pembayaran digital, serta menyampaikan laporan dana secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu masjid menjangkau masyarakat yang lebih luas. Dengan strategi penghimpunan dana yang tepat, partisipasi jamaah dalam mendukung berbagai program masjid juga diharapkan semakin meningkat.
Sementara itu, materi mengenai memakmurkan masjid mengajak peserta melihat fungsi masjid secara lebih luas. Kemakmuran masjid tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi fisik bangunan, tetapi juga dapat dilihat dari keberlangsungan kegiatan ibadah, pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan sosial. Dengan demikian, masjid diharapkan dapat berkembang sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan semakin dinamis melalui diskusi, sesi tanya jawab, serta pertukaran pengalaman di antara para peserta. Berbagai pengalaman dalam mengelola masjid turut dibagikan, termasuk sejumlah gagasan dan praktik yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing masjid.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada penyelenggara dan para narasumber atas ilmu, motivasi, dan pengalaman yang telah dibagikan. Pelatihan ini memberikan wawasan baru, khususnya dalam pengelolaan fundraising digital serta strategi memakmurkan masjid secara berkelanjutan. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat kami implementasikan di masjid masing-masing sehingga memberikan manfaat yang luas bagi umat. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan menjadikan kegiatan ini sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Aamiin," ujar Nana Mulyana, Ketua DKM Al-Muhajirin Taman Griya Asri Serang.
Melalui pelatihan tersebut, DT Peduli Serang berharap para pengurus masjid dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan masjid di wilayah masing-masing. Penguatan kapasitas ini diharapkan mampu mendorong masjid agar semakin profesional dalam pengelolaan, terbuka terhadap perkembangan teknologi, serta aktif menjalankan fungsi sebagai tempat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pengelolaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang lebih luas dalam meningkatkan kemaslahatan dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat di sekitarnya.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.dtpeduli.org











.png)
.png)