Baznas Boalemo Salurkan Zakat Rp412,51 Juta

By Revolusioner 15 Agu 2026, 11:06:36 WIB Lokal
Baznas Boalemo Salurkan Zakat Rp412,51 Juta

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rri.or.id


Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boalemo kembali membagikan bantuan zakat bagi warga yang membutuhkan. Proses pendistribusian dana zakat yang berlangsung pada baru-baru ini, menembus angka Rp412,51 juta untuk menyokong lima sektor prioritas.

Ketua Baznas Kabupaten Boalemo, Mus Moha, menyampaikan bahwa dana yang disalurkan merupakan akumulasi penerimaan zakat dari bulan sebelumnya. Penyaluran bantuan mencakup lima bidang utama, yakni kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta dakwah dan advokasi.

"Alhamdulillah pada tanggal 12 Agustus tahun 2026 ini kembali kami Baznas Kabupaten Boalemo melakukan pendistribusian bantuan zakat yang terkumpul pada bulan sebelumnya senilai Rp412 juta 510 ribu rupiah. Adapun program yang kami bantu berdasarkan lima program yang memang sudah menjadi prioritas Baznas, yakni program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan program dakwah dan advokasi," ujar dia.

Dalam sektor kemanusiaan, pihak Baznas Boalemo menyerahkan bantuan secara simbolis dalam bentuk dua unit hunian layak bagi masyarakat dengan nilai anggaran Rp70 juta. Tak hanya itu, pihak lembaga juga menyalurkan dana santunan senilai Rp10 juta untuk korban musibah kebakaran di Desa Polohungo.

Memasuki sektor kesehatan, Baznas menggerakkan aksi Baznas Cegah Stunting lewat sinergi bersama pihak puskesmas dan PDAM Tirta. Proyek ini diwujudkan melalui pemasangan saluran air bersih langsung ke rumah warga yang mendapati anak berstatus stunting, menggunakan alokasi dana sebesar Rp36 juta.

Di ranah pendidikan, uluran tangan diberikan kepada 60 pelajar dari keluarga tidak mampu pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah. Setiap anak menerima kucuran dana Rp500 ribu guna melengkapi keperluan sekolah mereka.

"Untuk program pendidikan yakni bantuan perlengkapan sekolah bagi 60 siswa kurang mampu berasal dari Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah dan masing-masing memperoleh Rp500 ribu dan beberapa program pendidikan yang lain," kata dia.

Mus menerangkan, sepanjang tahun 2026 ini Baznas Boalemo lebih berfokus pada agenda pemberdayaan. Tujuannya tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar para penerima zakat, melainkan mendorong kelompok mustahik agar perlahan meningkatkan taraf hidup hingga mampu bertransformasi menjadi muzaki atau pemberi zakat.

"Di tahun 2026 ini pendistribusian zakat itu dititikberatkan pada program pemberdayaan, di mana masyarakat penerima zakat atau mustahik ke depannya bisa menjadi muzaki atau yang mengeluarkan zakat," jelas dia.

Rangkaian program pemberdayaan ekonomi tersebut antara lain Z-Mart dengan dana Rp105 juta, Santri Preneur, serta Z-Auto bernilai total Rp175 juta. Seluruh program disiapkan untuk membimbing penerima bantuan agar berdikari secara finansial melalui penambahan modal kerja dan pembekalan keahlian.

Pada pilar dakwah dan advokasi, Baznas Boalemo mengucurkan alokasi modal sebesar Rp45 juta yang ditujukan bagi rumah ibadah serta penunjang beragam agenda syiar keagamaan dan pelayanan publik.

Mus menegaskan bahwa pembagian zakat bakal terus diarahkan supaya membawa manfaat panjang dan meluas. Di samping menyokong kebutuhan hidup dasar, Baznas berkomitmen menjadikan zakat sebagai sarana pemberdayaan yang sanggup melepaskan mustahik dari ketergantungan bantuan.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.rri.or.id 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment