Ini Hoaks Zakat yang Ramai Dibongkar

By Revolusioner 28 Apr 2026, 08:47:45 WIB Z-Spirit
Ini Hoaks Zakat yang Ramai Dibongkar

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI


Berbagai hoaks yang dikaitkan dengan zakat masih banyak beredar di tengah masyarakat. Seperti diulas Liputan6.com, informasi palsu tersebut menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Berikut sejumlah hoaks terkait zakat yang telah dibantah:

1. Hoaks Menag Nasaruddin Umar Klaim Uang Zakat dan Infak untuk Masjid di IKN

Baca Lainnya :

Beredar unggahan di media sosial yang mencatut Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan narasi bahwa uang zakat dan infak akan digunakan untuk pembangunan masjid di IKN. Postingan tersebut beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun Facebook mengunggahnya pada 27 Maret 2025 dengan judul:

"Menag Nazaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan Digunakan Buat Masjid Di Ibukota baru IKN"

Unggahan itu turut disertai narasi tambahan yang mempertanyakan kebijakan tersebut. Setelah ditelusuri, klaim itu dinyatakan tidak benar.

2. Hoaks Pemerintah Kelola Zakat demi Selamatkan Umat dari Api Neraka

Tim Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan unggahan yang mengklaim Menag Nasaruddin Umar menyebut pemerintah kini mengelola zakat dan infak demi menyelamatkan umat dari api neraka. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.

Salah satu akun Instagram mengunggahnya pada 26 April 2026. Dalam unggahan disebutkan bahwa dana zakat dan infak akan diawasi terpusat oleh negara demi kemaslahatan bersama. Setelah diverifikasi, klaim tersebut dinyatakan tidak benar.

3. Hoaks Kemenag Maksimalkan Zakat untuk Program MBG

Cek Fakta Liputan6.com juga mendapati unggahan yang menyebut Kementerian Agama memaksimalkan zakat dan wakaf guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi itu diunggah salah satu akun Facebook pada 20 Februari 2026.

Unggahan tersebut disertai narasi yang mempertanyakan penyaluran zakat di luar delapan golongan penerima. Setelah dilakukan penelusuran, informasi itu dipastikan tidak benar.

Komitmen Lawan Hoaks

Liputan6.com menjelaskan kanal Cek Fakta dibentuk sejak 2018 sebagai upaya melawan hoaks dan meningkatkan literasi media masyarakat. Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN), menjadi partner Facebook, serta bagian dari inisiatif cekfakta.com.

Masyarakat yang menemukan dugaan hoaks dapat melaporkannya melalui email cekfakta.liputan6@kly.id atau Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.liputan6.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment