- Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Penghijauan
- RZ Edukasi Kebencanaan di Indramayu
- Kurban Palestina Makin Diminati WNI
- Aplikasi Kawal Haji Pantau Kendala Jemaah
- Sedekah Sayur Sasar 31 Ribu Mustahik
- Zakat di Bolmong Naik 50 Persen
- RZ Luncurkan Qurban Digital BRImo
- Putus Kemiskinan via Beasiswa Mustahik
- Itera–Palestina Jalin Kemitraan Pendidikan
- Beasiswa BIB 2026 Resmi Dibuka
Indonesia Kirim Bantuan Pangan Rp 200 M ke Gaza
Tempo.co

Keterangan Gambar : Foto: Tempo.co
Kementerian Keuangan menyatakan pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan senilai USD 12 juta atau sekitar Rp 200 miliar untuk warga Gaza.
Pemerintah Indonesia akan menyalurkan bantuan pangan senilai USD 12 juta atau sekitar Rp 200 miliar untuk warga Gaza, Palestina. Direktur Utama Lembaga Dalyonorja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Kementerian Keuangan, Dalyono, mengatakan bantuan ini merupakan wujud komitmen pemerintah Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina.
Dalyono menjelaskan bantuan disalurkan melalui kerja sama dengan World Food Programme. “Kami wujudkan dalam bentuk bantuan pangan yang disalurkan melalui World Food Programme. Nilai sekitar USD12 juta atau setara Rp 200 miliar,” kata Dalyono dalam media gathering di Bogor, Jawa Barat, Kamis, 9 Oktober 2025.
Baca Lainnya :
- Korporasi Pro Israel Tebar Pesona CSR untuk Palestina 0
- Bela Palestina Bergemuruh di Negara NATO 0
- RI Harus Pimpin Dunia Setop Genosida di Gaza0
- Luksemburg Akui Negara Palestina, Tangisi Derita Gaza0
- SDIT Al-Urwatul Wutsqo Donasi untuk Palestina0
Dalyono merinci bantuan tersebut diwujudkan dalam dua program utama. Pertama, bantuan pangan untuk mengisi dapur umum di Gaza. Kedua, suplemen kesehatan bagi ibu hamil, anak-anak, serta biskuit berenergi untuk warga Gaza.
“Total bantuan senilai Rp 200 miliar saat ini sedang dalam proses penyaluran melalui WFP. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen Presiden untuk menunjukkan perhatian besar Indonesia terhadap rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan,” ujarnya.
Selain bantuan untuk Gaza, Indonesia juga memberikan dukungan bagi petani Palestina di wilayah Tepi Barat dalam bentuk pengembangan produk alpukat. Program ini, kata Dalyono, merupakan hasil kerja sama antara LDKPI dan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang mengirimkan petani Palestina ke Indonesia untuk mengikuti pelatihan di Balai Pelatihan Pertanian Malang.
“Kerja sama dengan JICA ini nilainya sekitar Rp 2 miliar. Rp 1 miliar ditanggung oleh JICA untuk mendatangkan peserta ke Indonesia, sementara kebutuhan domestik selama pelatihan ditanggung oleh LDKPI,” kata Dalyono.
Sumber: Tempo.co









.png)
.jpg)
.png)