Dompet Dhuada Berdayakan Pengrajin Tahu

By Revolusioner 28 Nov 2025, 14:29:01 WIB Organisasi Filantropi
Dompet Dhuada Berdayakan Pengrajin Tahu

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Dompetdhuafa.org


Di tengah keramaian-pikuk kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, sekitar 100 pengrajin tahu dan tempe di Kelurahan Pejagalan mendapatkan suntikan semangat baru melalui penyaluran paket pangan Program Hunger Relief. Bantuan yang diberikan kapan dan di mana ini berasal dari kemitraan siapa Dompet Dhuafa dan PT ADM Indonesia Trading & Logistics sebagai bentuk mengapa kepedulian terhadap para pelaku usaha kecil yang setiap hari bergelut dengan kerasnya proses produksi. Program ini disalurkan bagaimana melalui pembagian langsung kepada para pengrajin yang tersebar di wilayah tersebut.

Aksi kemanusiaan di Pejagalan ini menjadi bagian dari rangkaian penyaluran yang lebih besar. Secara keseluruhan, Dompet Dhuafa bersama PT ADM mendistribusikan 2.510 paket pangan ke 22 kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa tahap. Pagi itu, suasana tampak berbeda. Wajah-wajah para pengrajin yang biasanya menempel dengan kepulan asap dan keringat tampak cerah.

Di balik rutinitas berat mereka, tersimpan kisah hidup yang tidak sederhana.Sudarno, pengrajin tempe yang sudah bergelut dengan uap panas sejak era 1980-an, berbagi kisah hidupnya sambil tertawa kecil potensi getirnya masa lalu. “Namanya juga kuli, kalau hujan ya tetap kehujanan, apalagi rumahnya cuma dari kayu. Banyak dukanya,” sambil bercanda. Ia pun menambahkan, “Kalau sukanya itu hari Minggu, soalnya hari gajian, hehe.”

Baca Lainnya :

Di sisi lain, Bu Muriyah pengrajin sekaligus pedagang tempe asal Pemalang menyimpan kisah perjalanan yang tak kalah kuat. Tempe sudah menjadi bagian dari hidupnya, diwariskan secara turun-temurun. Tinggal di dua petak kamar bersama suami, anak, menantu, dan cucunya, ia mengenang masa ketika rumahnya digusur saat masih tinggal di atas kali hingga kerugian akibat bahan baku tempe yang rusak karena cuaca. Namun pagi itu, dia tersenyum terang. “Alhamdulillah, bantuan bermanfaat sekali. Dan untuk pecinta tempe, tetaplah makan tempe karena bergizi dan penuh perjuangan kami,” ucapnya.

Dari pihak mitra, Mardianto Napitupulu selaku Trader PT ADM Indonesia Trading & Logistics menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian ADM terhadap para pengrajin. Ia juga memperkenalkan merek ADM “Panah” sebagai pemasok bibit kedelai yang menjadi fondasi utama pembuatan tempe.

“Selain menjalankan proses bisnis, ADM juga peduli terhadap mitra, distributor, hingga pengrajinnya,” tegas Mardianto, berharap kolaborasi ini dapat berlanjut di masa mendatang. Erlita dari tim Partnership Dompet Dhuafa juga memberikan pemaparan mengenai kiprah lembaganya dalam memfasilitasi kebaikan. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini bukan kali pertama dilakukan.

“Sebelumnya, tahun 2022, Dompet Dhuafa dan ADM berkolaborasi dalam Program Emergency Response untuk korban Gempa Cianjur. Lalu pada tahun 2025, ADM mendukung penyerapan ayam potong dari peternak lokal di Parung, Bogor, sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Aparat setempat pun menyampaikan apresiasi. Vivi Kasie, perwakilan Kelurahan Pejagalan, berterima kasih atas bantuan yang disalurkan. “Semoga dapat bermanfaat bagi warga dan pengrajin untuk semakin bekerja sama dalam solidaritas,” ujarnya. Penyaluran Hunger Relief ini menjadi penanda bahwa kepedulian terhadap sektor pangan, khususnya bagi pengrajin tahu dan tempe, tidak lagi berhenti pada retorika. Kolaborasi Dompet Dhuafa dan PT ADM menjadi contoh nyata bagaimana CSR bisa menyentuh aspek kemanusiaan, membuka ruang harapan baru, dan memperkuat sendi ekonomi rakyat kecil.

Penulis: Yuni Hutandjalay

Editor: MAS

Sumber:  Dompetdhuafa.org




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment