- Persis Peduli Evakuasi Korban Longsor Cisarua
- Relawan Muhammadiyah Hadirkan Sekolah Darurat di Aceh
- Lazismu Pekanbaru Salurkan School Kit
- Zakat dan Pendayagunaan Sektor Pendidikan
- Beasiswa Filantropi: Jalan Strategis Pemberdayaan dan Keadilan Pendidikan
- Fadhilah Zakat dan Sedekah pada Ramadhan 2026
- Filantropi Islam dan Tantangan Keberlanjutan Sosial
- Lazismu Riau Kirim Bantuan ke Aceh Tamiang
- PT Telkom dan LAZ Harfa Tanggulangi Stunting di Tiga Provinsi
- Rumah Zakat Pulihkan Fasilitas Sekolah di Kalsel
Bantuan ke Gaza, Jauh Panggang Dari Api

Keterangan Gambar : Foto: Dok.inh.or.id
Kantor Media Pemerintah Gaza, Selasa (21/10/2025) kemarin, melaporkan bahwa hanya 986 truk bantuan kemanusiaan yang berhasil memasuki Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan atau jauh di bawah jumlah yang disepakati. Jauh panggang dari api.
Dalam pernyataannya, kantor media itu menyebut seharusnya 6.600 truk telah masuk hingga Senin malam. Rata-rata truk yang masuk sejak gencatan senjata dimulai tidak melebihi 89 unit per hari, dari target 600 truk harian yang disepakati.“Hal ini menunjukkan berlanjutnya kebijakan pendudukan Israel yang menekan, membuat kelaparan, dan memeras kemanusiaan terhadap lebih dari 2,4 juta penduduk Gaza,” sebut pernyataan tersebut.
Sebanyak 14 truk berisi gas untuk memasak dan 28 truk membawa bahan bakar solar dilaporkan masuk untuk menopang operasional rumah sakit, toko roti, generator, serta layanan vital lainnya.Namun, pemerintah menegaskan jumlah itu jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Gaza, yang memerlukan sedikitnya 600 truk bantuan setiap hari berisi makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan gas agar kehidupan berjalan layak.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi Filantropi, Qatar CHS Sambangi IHH0
- Indonesia Kirim Bantuan Pangan Rp 200 M ke Gaza0
- Korporasi Pro Israel Tebar Pesona CSR untuk Palestina 0
- Bela Palestina Bergemuruh di Negara NATO 0
- Inggris-Australia-Kanada Resmi Akui Negara Palestina0
Gencatan senjata di Gaza mulai berlaku pada 10 Oktober berdasarkan rencana bertahap yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina, serta rencana pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.
Sejak perang dimulai pada Oktober 2023, agresi Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.200 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Kontributor: Yasyfa
Eitor: MAS
Sumber: Inh.or.id

1.png)







.jpg)
.png)
.png)